APBD Purbalingga 2027 Fokus Infrastruktur, Kesehatan, dan Ekonomi Warga

  • 02 Okt 2026 07:21 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga- Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengarahkan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 untuk memperbesar manfaat belanja daerah yang langsung dirasakan masyarakat. Fokus utama diarahkan pada pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, penanganan persampahan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Purbalingga dengan agenda Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2027, Rabu (30/9/2026). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Purbalingga Aman Waliyudin.

Fahmi mengatakan, belanja modal tahun 2027 akan diprioritaskan untuk peningkatan kualitas jalan dan irigasi, pemenuhan sarana pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur pelayanan dasar lainnya.

Menurutnya, penentuan program pembangunan mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari tingkat urgensi, kondisi infrastruktur, kesiapan pelaksanaan, jumlah penerima manfaat, hingga pemerataan pembangunan antarwilayah.

“Kami berkomitmen agar belanja modal Tahun Anggaran 2027 tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi mampu memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan pelayanan publik, konektivitas, produktivitas ekonomi, dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga,” kata Fahmi.

Untuk sektor jalan, pemerintah daerah akan menentukan prioritas penanganan berdasarkan tingkat kerusakan, fungsi ruas jalan, konektivitas antarwilayah, tingkat pelayanan, serta kemampuan fiskal daerah. Data kondisi jalan dan hasil verifikasi lapangan menjadi dasar dalam menentukan ruas yang akan diperbaiki.

Di bidang kesehatan, Pemkab Purbalingga menyiapkan anggaran JKN PBI APBD untuk menjaga keberlanjutan cakupan Universal Health Coverage atau UHC, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

Selain memastikan kepesertaan, pemerintah juga akan memperkuat validasi data penerima bantuan serta menyederhanakan pelayanan kesehatan darurat melalui skema UHC non-cut off.

“Pembenahan ini diimbangi dengan peningkatan kualitas sarana, prasarana, serta mutu pelayanan medis di puskesmas dan RSUD, sehingga masyarakat kurang mampu dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang cepat, adil, dan berkualitas,” ujar Fahmi.

Sementara sektor pendidikan diarahkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran, memenuhi hak dan kesejahteraan pendidik, serta mempercepat pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana sekolah.

Pemkab Purbalingga juga akan menggelar bimbingan teknis calon kepala sekolah pada 2027 sebagai upaya menyiapkan regenerasi kepemimpinan sekolah dasar dan mengatasi kekosongan jabatan kepala sekolah.

Persoalan sampah juga menjadi perhatian dalam rancangan APBD 2027. Pemerintah daerah menyiapkan anggaran Rp5 miliar untuk revitalisasi dan aktivasi TPS3R serta Kelompok Swadaya Masyarakat yang telah diverifikasi. Pengelolaan sampah akan diarahkan dengan pendekatan ekonomi sirkular agar tidak hanya bergantung pada pola angkut dan buang.

Menghadapi ancaman kekeringan, Pemkab Purbalingga juga menyiapkan sejumlah program bantuan bagi masyarakat. Di sektor pertanian, bantuan solar dan pulsa listrik diberikan kepada kelompok tani untuk mengoptimalkan pompa air di wilayah terdampak kekurangan air.

Selain itu, Asuransi Usaha Tani Padi atau AUTP disiapkan dengan cakupan 1.600 hektare bagi petani yang mengalami gagal panen akibat kemarau panjang. Sementara BPBD memberikan bantuan air bersih berdasarkan laporan masyarakat dan hasil asesmen kebutuhan.

Untuk mendukung pembiayaan pembangunan, pemerintah daerah berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah tanpa menambah beban masyarakat. Strategi yang dilakukan melalui pembaruan basis data pajak dan retribusi, perluasan sumber penerimaan, digitalisasi pembayaran, serta peningkatan pengawasan kepatuhan wajib pajak.

Bupati Fahmi menegaskan, keterbatasan fiskal menjadi pertimbangan penting dalam penyusunan APBD 2027. Karena itu, anggaran akan diarahkan pada program prioritas yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Penyusunan APBD 2027 mengusung tema akselerasi infrastruktur dasar dan pariwisata berkelanjutan untuk mendorong pemerataan ekonomi serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat Purbalingga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....