KMI Expo di Unsoed Ciptakan Multiplier Efek untuk Ekonomi Banyumas

  • 29 Sep 2026 13:32 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Bukan sekadar ajang unjuk gigi tugas kuliah, ratusan mahasiswa dari berbagai penjuru Nusantara berkumpul di Purwokerto untuk memamerkan bisnis riil mereka yang beromzet hingga ratusan juta rupiah. Kemeriahan ini tersaji dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo ke-17 yang tahun ini mempercayakan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sebagai tuan rumah.

Plt Rektor Unsoed, Prof. Ali Rokhman, mengungkapkan rasa bangganya atas terpilihnya Unsoed sebagai pusat perhelatan nasional bergengsi ini. KMI Expo yang digabung dengan Kompetisi Manajemen Bisnis dan Keuangan tersebut diikuti oleh delegasi dari 219 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke.

"Yang stand-nya di sekitar sini adalah hasil dari kompetisi yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek, terutama Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Dari sekitar 3.000 proposal yang didanai, itu hanya sekitar 500, dan terkumpullah sekitar 219 perguruan tinggi di sini," jelas Prof. Ali Rokhman.

Menariknya, bisnis yang dipamerkan oleh para mahasiswa ini bukanlah sebatas rencana di atas kertas. Produk-produk yang lolos ke KMI Expo adalah hasil seleksi ketat dengan kriteria memiliki prospek cerah dan sudah mencatatkan omzet yang nyata.

Prof. Ali mencontohkan beragamnya inovasi mahasiswa, mulai dari pemanfaatan limbah kaca menjadi perhiasan bernilai tinggi oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, hingga pengembangan bisnis digital dan aplikasi oleh mahasiswa Unsoed.

"Tadi sudah ditanya juga oleh Pak Andi F. Noya, yang sudah berjalan produknya apa, ada yang (omzetnya) Rp60 juta. Bahkan secara informal ada yang bilang ke saya, omzetnya sudah mencapai Rp100 juta lebih," ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Ali Rokhman berharap ajang ini mampu mencetak para wirausahawan muda yang mandiri, sehingga mahasiswa tidak hanya mengandalkan prestasi akademis, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneurship yang kuat.

Hadirnya ribuan delegasi dari ratusan universitas di Indonesia ini tak pelak membawa angin segar bagi perputaran roda ekonomi di Kabupaten Banyumas, khususnya Purwokerto.

Prof. Ali mencatat, dampak ekonomi (multiplier effect) dari kegiatan ini sangat terasa. Hal ini dibuktikan dengan tingkat okupansi penginapan di sekitar kota yang melonjak drastis.

"Tanggal 29 (September) dan sebelumnya itu hotel di Purwokerto sudah penuh, full book. Transportasi juga tentu saja sangat dicari, termasuk pelaku ekonomi ikutan yang lain. Mudah-mudahan Unsoed memberikan manfaat yang luar biasa kepada masyarakat Banyumas dan sekitarnya," terangnya.

Selain pameran bisnis dan kompetisi, KMI Expo ke-17 ini juga akan dimeriahkan dengan parade budaya. Pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, para peserta dijadwalkan akan mengikuti kegiatan kirab budaya yang diberangkatkan dari GOR Susilo Soedarman menuju lokasi Expo, di mana masing-masing delegasi akan menampilkan kekayaan budaya dari daerah asalnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....