Jaga Mutu Rasa, Wedang Ronderohmat Eksis 13 Tahun
- 28 Sep 2026 19:32 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner tradisional dituntut untuk terus menjaga mutu produk dan konsistensi rasa di tengah pesatnya perkembangan tren minuman kekinian. Pemilik usaha Wedang Ronderohmat, Rochmat Sulistiono, dalam Dialog UMKM Bicara di Pro 1 RRI Purwokerto (28/09/2026) menilai keberlanjutan bisnis kuliner lokal sangat bergantung pada kepercayaan konsumen terhadap standar kualitas yang ditawarkan.
Rohmat menjelaskan bahwa usaha wedang ronde yang dirintisnya di kawasan Karangwangkal, Purwokerto, kini telah berjalan selama kurang lebih 13 tahun. Meski pada awal mulanya sempat diragukan karena membuka gerai di area yang didominasi jajanan modern anak muda, ia memilih bertahan dengan melihat peluang pasar yang belum tergarap di wilayah tersebut.
"Daripada mengurangi rasa, saya lebih baik menaikkan harga tetapi masih dalam batas wajar," ujar Rochmat.
Dalam menghadapi dinamika kenaikan harga bahan baku, Rochmat memilih strategi mempertahankan komposisi dan kualitas rasa dibandingkan merubah resep. Menurutnya, komunikasi yang jujur kepada pelanggan menjadi kunci penting agar konsumen tetap merasa dihargai.
Selain menjaga kearifan lokal, strategi pemasaran digital juga dinilai vital dalam merangkul konsumen yang lebih luas. Pelayanan yang ramah, kebersihan tempat usaha, serta keterbukaan dalam menerima masukan atau komplain dari pembeli menjadi bagian dari standar pelayanan yang terus ia terapkan.
Rochmat berharap kuliner tradisional seperti wedang ronde dapat terus bertahan dan menjadi salah satu ikon kuliner khas yang membanggakan di Kabupaten Banyumas. Melalui konsistensi rasa dan pemanfaatan media sosial, bisnis kuliner tradisional diyakini mampu bersaing serta memiliki daya tahan jangka panjang di tengah perubahan selera pasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....