Seni hingga UMKM, Desa Pangebatan Unjuk Potensi di Jerami Fest 2026
- 22 Sep 2026 12:58 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Pemerintah Desa Pangebatan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh penyelenggaraan Jerami Fest ke-5. Gelaran budaya ini dihadirkan sebagai wadah utama untuk menggerakkan roda perekonomian warga sekaligus melestarikan seni dan kearifan lokal desa.
Kepala Desa Pangebatan, Agus Suroto, S.H., menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat dalam ajang ini terbilang sangat tinggi, terutama pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner tradisional. Sajian lokal seperti bendo pecel hingga aneka olahan singkong terbukti mampu tampil sejajar dengan tren kuliner modern.
"Ternyata kuliner tradisional jika dikemas dan dipromosikan dengan baik, peminatnya sangat luar biasa. Anak-anak muda pun tetap menyukai makanan jadul ini karena disajikan dengan gaya kekinian," ujar Agus Suroto.
Melihat besarnya antusiasme tersebut, Pemerintah Desa Pangebatan berupaya memperluas cakupan potensi lokal yang akan ditampilkan. Selain sektor kuliner, desa ini berencana mengangkat cerita Babad Kamandaka menjadi seni pertunjukan khas, memanfaatkan keberadaan situs petilasan tempat memandikan ayam aduan milik tokoh legenda Kamandaka yang ada di wilayah mereka.
Meski potensi seni dan kearifan lokal terus berkembang, pihak desa tak menampik adanya tantangan besar dalam hal pendanaan. Selama pelaksanaan Jerami Fest dari edisi pertama hingga kelima, seluruh kegiatan masih mengandalkan swadaya, kesukarelaan masyarakat, serta komitmen para seniman lokal tanpa dukungan finansial yang memadai.
Guna mengatasi kendala tersebut, Pemdes Pangebatan mendorong dibentuknya tim atau lembaga khusus untuk menggaet sponsor dari pemerintah pusat, daerah, hingga program CSR perusahaan. Dukungan dana yang stabil dinilai penting agar promosi Jerami Fest dapat menjangkau audiens yang lebih luas di luar wilayah Banyumas.
Sebagai langkah jangka panjang, pihak desa juga berencana mengembangkan produk cenderamata dan merchandise resmi bertema Jerami Fest. Langkah ini diharapkan dapat menjaga perputaran ekonomi warga agar tetap berjalan berkelanjutan, bahkan setelah rangkaian acara festival usai.
"Harapan kami, Jerami Fest 2026 benar-benar menjadi ruang berekspresi bagi masyarakat dan pelaku seni. Dengan kualitas acara yang terus ditingkatkan, nama baik Desa Pangebatan akan makin dikenal sekaligus memberi dampak ekonomi yang nyata bagi warga," pungkas Agus Suroto. (Fahira Dinda)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....