BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
- 16 Sep 2026 14:57 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas — BPJS Kesehatan mendorong transformasi pelayanan kesehatan menuju layanan berbasis hasil atau value-based care. Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Pur) Dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP (K) FIHFAA, MMRS, mengatakan pelayanan kesehatan tidak cukup berorientasi pada volume layanan. Pelayanan juga harus menunjukkan dampak kesehatan yang terukur dan sesuai kebutuhan pasien.
Menurut Prihati, BPJS Kesehatan dalam melakukan kontrak mengedepankan tiga hal utama. Ketiganya yaitu membuka akses, menjaga mutu, dan memberikan proteksi finansial bagi peserta.
“Ini harus menghasilkan dampak kesehatan yang terukur, bukan hanya sekadar banyaknya kegiatan,” ujarnya. Menurutnya, hasil pelayanan harus dibuktikan sebagai pelayanan kesehatan berkualitas dan tepat sasaran.
Ia mengatakan, jumlah peserta JKN saat ini hampir mencapai 285 juta jiwa. Besarnya jumlah peserta menghasilkan hampir dua juta transaksi kesehatan setiap hari.
Nilai transaksi pelayanan kesehatan tersebut mencapai sekitar Rp500 miliar setiap harinya. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam memastikan pelayanan tetap berkualitas dan memberikan hasil kesehatan optimal.
Menurut Prihati, tantangan tersebut juga dihadapi berbagai perusahaan asuransi kesehatan di dunia. Salah satu perhatian utama adalah memastikan layanan yang diberikan memberikan hasil nyata bagi pasien.
Karena itu, BPJS Kesehatan mendorong perubahan orientasi pelayanan dari volume to value-based. Pendekatan tersebut menekankan hasil pelayanan, bukan hanya jumlah tindakan kesehatan.
Penguatan layanan kesehatan tersebut turut dibahas dalam Media Workshop BPJS Kesehatan Tahun 2026. Kegiatan tersebut membahas layanan jantung dalam Program JKN dari akses hingga teknologi pelayanan canggih.
Media Workshop berlangsung di Rumah Sakit Tingkat II Dustira, dengan melibatkan insan media dan sejumlah narasumber. Forum tersebut menjadi ruang untuk memperdalam informasi mengenai layanan jantung dan kardiovaskular.
Melalui kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan juga mendorong pemahaman mengenai pentingnya layanan promotif dan preventif. Upaya tersebut mencakup edukasi pola hidup sehat, pemeriksaan berkala, dan pengenalan faktor risiko penyakit jantung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....