Mie Ayam Jadi Peluang Usaha UMKM, NamiRhea Berawal dari Dapur Sederhana
- 16 Sep 2026 12:43 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Usaha mie ayam masih menjadi salah satu pilihan kuliner yang potensial bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal itu dirasakan Lukman Harun, Owner Mie Ayam NamiRhea, yang merintis usahanya dari dapur sederhana hingga berkembang dan kini memiliki empat outlet.
Usaha tersebut mulai dirintis Lukman sejak 2014 saat berada di Jakarta, kemudian berlanjut di Solo pada 2018 sebelum akhirnya kembali ke kampung halaman. Lukman dalam dialog UMKM Bicara (14/09/2026) mengatakan, NamiRhea pada awalnya dijalankan dengan sistem pesan terlebih dahulu dan diantar langsung kepada pelanggan dengan modal yang terbatas membuatnya memilih mengenalkan produk secara bertahap sebelum membuka outlet.
“Saya dulu enggak berani langsung buka warung karena produk saya belum dikenal, terus yang kedua modal saya pas-pasan. Jadi mau enggak mau saya dari bawah, pakai panci mertua, saya bikin mie ayam di situ, terus kami antar-antar sampai alhamdulillah banyak orang yang mulai tahu,” kata Lukman.
Menurut Lukman, konsistensi rasa menjadi salah satu kunci mempertahankan pelanggan di tengah persaingan usaha kuliner. Ia bersama istrinya mencatat takaran bahan dan resep yang digunakan sebagai standar operasional, sehingga rasa dapat dijaga meskipun usaha berkembang.
“Kalau kita jualan itu ya kita harus mengikuti market. Jangan market yang harus mengikuti kita,” ujarnya.
Selain rasa, pelayanan dan kebersihan juga menjadi perhatian. Saat ini, Mie Ayam NamiRhea telah memiliki empat outlet, masing-masing berada di Legok Pekuncen, Kalikidang Sokaraja, Kalierang Bumiayu, dan Pliken Kembaran.
Lukman juga memanfaatkan media sosial seperti TikTok dan Instagram untuk memperluas pemasaran. Menurutnya, pelaku UMKM tidak cukup hanya memiliki produk yang enak, tetapi juga perlu memastikan produk tersebut dikenal masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya memisahkan keuangan usaha dan pribadi serta menerapkan manajemen risiko agar bisnis dapat bertahan.
Lukman berharap usaha yang dibangunnya bersama keluarga dapat terus berkembang sekaligus memberikan manfaat bagi orang lain. Kepada masyarakat yang ingin memulai usaha, ia berpesan agar tidak takut memulai dari skala kecil dengan tetap mengukur kemampuan dan melakukan evaluasi terhadap pasar.
“Kita harus bisa lebih jeli untuk melihat sesuatu peluang, tetapi tetap kita mengukur kapasitas diri kita juga. Jadi saya sarankan untuk yang awal-awal membuat usaha, punya rasa percaya dulu dengan diri sendiri dan percaya bahwa produknya memang bisa diterima di masyarakat,” kata Lukman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....