Lewat Upacara Kesadaran Berbangsa, WBP Lapas Brebes Didorong untuk Berubah
- 14 Sep 2026 13:37 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Brebes - Upaya membangun karakter dan menumbuhkan kesadaran kebangsaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes. Salah satunya melalui sinergi bersama Subdenpom IV/1-4 Brebes dalam pelaksanaan Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara, Senin (14/9/2026).
Bertempat di Lapangan Blok Hunian Lapas Brebes, kegiatan tersebut diikuti seluruh WBP dengan didampingi pejabat manajerial, staf, dan regu pengamanan. Sebanyak 13 WBP dipercaya menjadi petugas upacara, termasuk seorang Narapidana Terorisme (Napiter). Keterlibatan WBP sebagai petugas menjadi bagian dari proses pembinaan untuk menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, kepercayaan diri, serta kemampuan menjalankan peran secara positif.
Komandan Subdenpom IV/1-4 Brebes, Lettu Cpm Sulaiman, S.H., M.H., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia mengingatkan WBP bahwa masa menjalani pidana bukanlah akhir dari perjalanan hidup, melainkan kesempatan untuk melakukan evaluasi, memperbaiki diri, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.
“Jangan melihat masa di Lapas sebagai akhir dari perjalanan. Jadikan ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri. Perubahan tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi bisa dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten,” pesan Sulaiman kepada Warga Binaan.
Pesan tersebut menjadi penguatan terhadap proses pembinaan yang terus dilakukan Lapas Brebes. Pembinaan tidak hanya diarahkan pada kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta kesiapan WBP untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Kepala Lapas Brebes melalui Kasi Binadik dan Giatja Lapas Brebes, Bachtiar Oktafiandi, menyampaikan bahwa keterlibatan Warga Binaan sebagai petugas upacara menjadi pengalaman pembelajaran yang penting dalam membangun kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab.
“Sebanyak 13 Warga Binaan yang terlibat sebagai petugas telah menunjukkan bahwa mereka mampu diberikan kepercayaan dan menjalankan tanggung jawab dengan baik. Ini menjadi bagian dari proses pembinaan, bahwa perubahan dapat tumbuh ketika seseorang diberikan kesempatan, kepercayaan, dan pendampingan yang tepat,” lanjutnya.
Bachtiar menambahkan, keterlibatan salah seorang Napiter sebagai petugas upacara menjadi salah satu gambaran bahwa pembinaan diberikan secara berkelanjutan dengan mengedepankan proses perubahan dan reintegrasi sosial.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Brebes bersama Subdenpom IV/1-4 Brebes tidak hanya memperkuat nilai kesadaran berbangsa dan bernegara, tetapi juga membangun ruang pembinaan yang mendorong WBP untuk memandang masa depan dengan optimisme.
Lapas Brebes berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, terarah, dan bermanfaat sebagai bekal Warga Binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....