Ratusan Petani Kentang Dieng Sedot Air Telaga Merdada untuk Siram Tanaman

  • 14 Sep 2026 10:09 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara - Kemarau panjang membuat petani kentang di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, kesulitan mendapatkan air untuk menyirami tanaman.

Demi menyelamatkan tanaman yang sebagian sudah mendekati masa panen, petani terpaksa menyedot air dari Telaga Merdada, Desa Karangtengah, Kecamatan Batur.

Air dari telaga bahkan harus dipompa sejauh sekitar 1,5 kilometer menuju lahan pertanian yang berada di atas bukit.

Kondisi tersebut membuat biaya operasional petani membengkak. Ratusan petani telah mengandalkan Telaga Merdada sebagai sumber air selama lebih dari dua bulan terakhir.

Deretan mesin pompa air terlihat berjejer di tepi telaga. Mesin tersebut digunakan untuk menyedot air dan mengalirkannya ke lahan kentang.

Rosikin, salah seorang petani kentang, mengatakan penyiraman dengan pompa terpaksa dilakukan karena sumber air yang biasanya digunakan untuk mengairi tanaman telah mengering.

"Ratusan petani terpaksa melakukan penyiraman dengan pompa meski biaya operasional meningkat," kata Rosikin.

Menurut dia, dalam sehari petani membutuhkan sekitar 8 hingga 15 liter solar untuk mengoperasikan mesin pompa.

Biaya semakin besar karena sebagian lahan berada di atas bukit dengan jarak hingga 1,5 kilometer dari Telaga Merdada.

"Tanaman kentang sebagian besar sudah mendekati panen. Kami khawatir tanaman layu bahkan mati kalau tidak mendapat pasokan air," ujarnya.

Di tengah meningkatnya biaya produksi, petani juga menghadapi harga jual kentang yang saat ini hanya sekitar Rp 10.000 per kilogram.

Petani berharap musim kemarau segera berakhir. Sebab, jika terus mengandalkan air dari Telaga Merdada, pasokan air diperkirakan semakin menipis dan bahkan bisa habis pada bulan depan.

Kondisi telaga juga diperparah dengan banyaknya eceng gondok yang disebut memicu pendangkalan dan berpotensi mengurangi kapasitas tampungan air. (jkw)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....