Kagama Banjarnegara Bantu Air, Tanam Aren untuk Masa Depan

  • 12 Sep 2026 16:07 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara - Keluarga Besar Alumni Universitas Gajah Mada ( Kagama ) Banjarnegara tidak hanya datang membawa air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan. Di Desa Jalatunda, Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara . Para alumni Universitas Gadjah Mada itu juga menanam harapan untuk menjaga sumber air di masa depan.

Melalui bakti sosial, Sabtu ( 12/9/2026) Kagama Banjarnegara menyalurkan 50 ribu liter air bersih kepada warga. Bantuan juga dilengkapi pemeriksaan kesehatan masyarakat, pemeriksaan kesehatan hewan, serta penyerahan 200 bibit pohon aren.

Ketua Kagama Banjarnegara, Singgih Haryono, mengatakan penyerahan bibit aren menjadi langkah awal sebelum penanaman dilakukan bersama warga pada awal musim hujan.“Penyerahan pohon aren ini sebagai akad awal. Penanamannya akan kami laksanakan bersama di awal musim hujan nanti,” kata Singgih.

Menurut Singgih, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian alumni UGM terhadap masyarakat yang terdampak kelangkaan air. Namun, bantuan air bersih hanya menjadi solusi sementara.

Kagama memilih pohon aren sebagai bagian dari upaya jangka panjang karena tanaman tersebut dinilai mampu membantu menyimpan air sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.“Kami percaya, bila lingkungan hidup terjaga dengan baik, air akan tercukupi,” ujarnya.

Kepala Desa Jalatunda, Satam, mengapresiasi kepedulian Kagama. Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berencana membangun sumur gali di sekitar Kali Sapi, sementara BNPB akan membangun sumur bor untuk memperkuat ketersediaan air bagi warga.

“Dengan adanya sumber air ini, harapan kami masalah kekeringan akan berkurang bahkan tidak lagi dihadapi warga Jalatunda,” kata Satam.

Kekeringan memang masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Banjarnegara. Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, mengatakan 13 dari 20 kecamatan terdampak kekeringan.

Dari 266 desa dan 12 kelurahan di Banjarnegara, sebanyak 46 desa dan delapan kelurahan mengalami kekeringan. Hingga kini, BPBD telah menyalurkan 7.329.300 liter air bersih kepada 9.862 kepala keluarga atau 33.379 jiwa.

Di tengah kemarau, satu tangki air memang bisa menyelamatkan kebutuhan warga untuk sementara. Namun, 200 bibit aren yang disiapkan Kagama membawa pesan yang lebih panjang: menjaga air hari ini, sekaligus menanam sumber kehidupan untuk esok hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....