KAI Daop 5 Pastikan Perjalanan KA Kembali Normal Pascagempa

  • 12 Sep 2026 13:50 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto memastikan perjalanan kereta api di wilayah operasionalnya kembali berjalan aman dan normal setelah gempa bumi magnitudo 5,9 mengguncang Pulau Jawa pada Sabtu (12/9/2026) pukul 04.23 WIB.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI dalam setiap kondisi, termasuk saat terjadi bencana alam.

“Sebagai langkah antisipasi, sebanyak 8 perjalanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto sempat dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB). Tindakan tersebut merupakan prosedur keselamatan untuk memastikan perjalanan KA tetap aman,” ujar As’ad.

Selama pemberhentian tersebut, petugas KAI Daop 5 Purwokerto melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap prasarana perkeretaapian di lintas terdampak, meliputi jalur rel, jembatan, terowongan, serta fasilitas pendukung operasional.

“Dari hasil pemeriksaan, seluruh prasarana perkeretaapian di wilayah Daop 5 Purwokerto dinyatakan aman dan tidak ditemukan kerusakan akibat gempa. Setelah seluruh lintas dipastikan aman dan laik dilalui, perjalanan kereta api kembali dilanjutkan,” jelasnya.

Adapun 8 perjalanan KA yang sempat mengalami BLB akibat gempa tersebut adalah:

  1. KA 64B Manahan (Gambir - Solobalapan): 20 menit
  2. KA 274 Kahuripan (Kiaracondong - Blitar): 31 menit
  3. KA 258B Progo (Pasarsenen - Lempuyangan): 24 menit
  4. KA 288 Serayu (Pasarsenen - Purwokerto): 55 menit
  5. KA 2506 Angkutan BBM: 59 menit
  6. KA 305 Angkutan Retail: 39 menit
  7. KA 2711 Angkutan Semen: 31 menit
  8. KA 2721 Angkutan Semen: 32 menit

“KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat pemberhentian sementara tersebut. Kami juga menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan pengertian pelanggan selama proses pemeriksaan berlangsung,” kata As’ad.

KAI Daop 5 Purwokerto terus memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas dalam setiap perjalanan KA. Pemeriksaan prasarana akan terus dilakukan sebagai bagian dari langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan pelanggan, awak sarana, serta kelancaran operasional perjalanan kereta api.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....