Rumah Seni Tegal Padukan Pertunjukan Wayang Golek Cepak dan Topeng Tegalan
- 11 Sep 2026 11:19 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Tegal - Sebanyak 11 personel terlibat dalam menampilkan tari kontemporer bertajuk Tubuh Golek di Gedung Rakyat, Slawi, Kabupaten Tegal, Kamis (10/9/2026) malam. Pementasan tersebut mengolah kesenian tradisi ke dalam bentuk pertunjukan baru melalui perpaduan tari, musik, dan pewayangan.
Karya yang dipentaskan Rumah Seni Tegal (RST) tersebut mengangkat unsur Wayang Golek Cepak Tegal dan Topeng Tegalan. Unsur gerak, pedalangan, serta musik yang berangkat dari tradisi dirangkai untuk membangun tafsir terhadap dua kesenian khas Tegal tersebut.
Koreografer sekaligus Pendiri Yayasan Rumah Seni Tegal, Cahwati mengatakan, karya tersebut tetap berpijak pada seni tradisi meski disajikan dalam pendekatan kontemporer. Wayang Golek Cepak dan Topeng Tegalan dikolaborasikan untuk kemudian diinterpretasikan kembali di atas panggung.
“Jadi ini adalah baru pertama kali tari kontemporer tapi tetap mengacu pada seni tradisi, mengangkat seni Tegal, Wayang Golek Cepak Tegal sama Topeng Tegalan. Jadi saya kolaborasikan menjadi satu di atas panggung ini bagaimana kita menginterpretasikan karya tersebut,” kata Cahwati.
Seniman tari asal Banyumas sekaligus partner Cahwati, Rianto menjelaskan, proses penggarapan Tubuh Golek berlangsung sekitar empat bulan, mulai dari penyusunan konsep, penggarapan musik hingga penjadwalan pertunjukan. Proses tersebut juga melibatkan sutradara Garin Nugroho sebagai dramaturgi dan mentor selama proses latihan.
Menurut Rianto, Tubuh Golek merepresentasikan perjalanan tubuh manusia mulai dari kelahiran hingga mencapai titik paripurna. Gagasan tersebut dihadirkan melalui tradisi Wayang Golek Cepak yang kemudian dikembangkan dalam bentuk garapan baru.
“Tubuh Golek ini dipresentasikan oleh koreografer Cahwati, memang bagaimana tubuh-tubuh manusia saat ini dari mulai kelahiran sampai pada titik paripurnanya sebagai manusia diwakilkan dari tubuh-tubuh tradisi golek di mana Wayang Golek Cepak ini memang sudah hampir tidak ada,” ujar Rianto.
Pementasan Tubuh Golek menjadi salah satu cara Rumah Seni Tegal menghadirkan kembali kesenian tradisi melalui bentuk pertunjukan yang berbeda. Pertunjukan tersebut memberi ruang bagi Wayang Golek Cepak dan Topeng Tegalan untuk tetap hadir dalam perkembangan karya seni masa kini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....