Bupati Banyumas Apresiasi Kepercayaan Jadi Tuan Rumah Hari Pramuka

  • 10 Sep 2026 21:09 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Kabupaten Banyumas menjadi tuan rumah Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwarda Jawa Tengah yang digelar di Stadion GOR Satria Purwokerto, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jateng setelah tiba di Banyumas sebagai titik akhir perjalanan.

Kepercayaan menjadi tuan rumah peringatan tingkat provinsi tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Menurutnya, penunjukan Banyumas sebagai pusat pelaksanaan peringatan Hari Pramuka menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi daerah.

“Merupakan sebuah kebanggaan bagi kami karena Kabupaten Banyumas mendapat amanah menjadi pusat pelaksanaan Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026,” kata Sadewo.

Sadewo yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Banyumas mengatakan, berakhirnya perjalanan ETK di Banyumas membawa pesan persaudaraan dan kebersamaan antaranggota Pramuka di Jawa Tengah.

Ia berharap semangat yang dibawa melalui perjalanan ETK dari berbagai kabupaten dan kota tidak berhenti setelah rangkaian kegiatan berakhir. Semangat tersebut diharapkan terus diwujudkan melalui kegiatan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga semangat yang telah dibawa dari berbagai penjuru Jawa Tengah ini tidak berhenti. Saya berharap semangat ini terus membara melalui karya, pengabdian, dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” tuturnya.

Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, Sekda Banyumas Agus Nur Hadie yang juga Ketua Kwarcab Banyumas, jajaran pengurus Kwarda Jawa Tengah, Mabicab, Kwarcab, serta ribuan anggota Pramuka dari berbagai daerah.

Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Bela Negara Mayjen TNI (Purn) Widagdo Hendro Sukoco membacakan amanat Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Tengah.

Dalam amanat tersebut, Mabida Jateng menegaskan pentingnya menjadikan Hari Pramuka sebagai pengingat untuk memperkuat komitmen dan tanggung jawab Gerakan Pramuka dalam kehidupan bermasyarakat.

Keberhasilan pelaksanaan ETK hingga berakhir di Banyumas juga dinilai menjadi bagian penting dari peringatan tahun ini. ETK tidak hanya dimaknai sebagai simbol kepramukaan, tetapi juga persaudaraan, kebersamaan, dan regenerasi antargenerasi.

Pramuka Jawa Tengah juga didorong untuk lebih aktif menghadapi perkembangan era digital, termasuk menangkal hoaks, provokasi, dan perundungan siber. Selain itu, anggota Pramuka diharapkan mampu berperan sebagai penggerak ekonomi dan wirausahawan muda yang mandiri serta memberikan dampak sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Banyumas juga mendapat apresiasi atas sistem pengembangan Pramuka, khususnya dalam pencapaian Pramuka Garuda. Sistem yang diterapkan dinilai telah berjalan secara terukur dengan tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas.

“Dalam hal pencapaian Pramuka Garuda, Banyumas memiliki sistem yang sangat baik dan terukur, tidak hanya mengejar kuantitas tetapi juga kualitas. Ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Widagdo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....