Rakorwil III PMI Jateng Bahas Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Kemanusiaan
- 08 Sep 2026 14:15 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Tegal: Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III sebagai upaya memperkuat koordinasi, tata kelola organisasi, dan pelayanan kemanusiaan di tingkat kabupaten dan kota.
Salah satu rangkaian kegiatan Rakorwil diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas berbagai persoalan, kebutuhan, serta langkah tindak lanjut PMI di wilayah III Jawa Tengah.
FGD dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama membahas bidang organisasi, pengembangan sumber daya, penanggulangan bencana, dan sosial.
Kelompok kedua membahas sumber daya manusia, relawan, pembinaan generasi muda, serta pendidikan dan pelatihan. Sementara kelompok ketiga membahas bidang pelayanan donor darah, termasuk penyesuaian kelembagaan Unit Donor Darah (UDD) menjadi Unit Pelayanan Darah (UPD).
Masing-masing kelompok menghimpun masukan dan permasalahan dari PMI kabupaten dan kota untuk kemudian dirumuskan menjadi usulan kepada PMI Provinsi Jawa Tengah.

Hasil pembahasan FGD selanjutnya dipaparkan dalam forum Rakorwil. Hasil FGD Kelompok I disampaikan Muji Basuki, S.IP., sedangkan hasil Kelompok II disampaikan Djoko Triatmojo, S.H. Sementara hasil Kelompok III bidang donor darah disampaikan dr. Vega Hapsari, M.M.
Selain FGD, peserta Rakorwil juga mendapatkan materi mengenai tata kelola Palang Merah Indonesia yang disampaikan Sekretaris PMI Provinsi Jawa Tengah, Prof. Dr. Admin Samekto, S.H., M.Hum.
Dalam materi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai kedudukan dan peran Markas PMI dalam mendukung pelaksanaan tugas organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Markas memiliki fungsi menerjemahkan kebijakan pengurus, mendukung kegiatan pelayanan, serta menjadi penghubung antara pengurus dan staf. Materi juga membahas hubungan Markas dengan Unit Pelaksana Teknis atau UPT, termasuk pengelolaan dan pertanggungjawabannya.
Tata kelola, pembagian peran, koordinasi, dan sinergi antara pengurus, Markas, staf, serta UPT dinilai menjadi bagian penting untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program PMI.
Ketua PMI Kabupaten Tegal, H. Iman Sisworo, S.H. selaku penutup Rakorwil mengatakan, hasil pembahasan dalam forum tersebut diharapkan dapat menjadi dasar tindak lanjut bagi PMI kabupaten dan kota.
Rakorwil III PMI Jawa Tengah diharapkan menghasilkan kesepahaman dan rekomendasi yang dapat diterapkan di masing-masing daerah. Langkah tersebut sekaligus untuk memperkuat pelayanan kemanusiaan dan meningkatkan peran PMI dalam membantu masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....