ETK Tunas Kelapa Semarak di Kaligondang
- 06 Sep 2026 09:03 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga- Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah Jawa Tengah 2026 tidak sekadar menjadi perjalanan membawa simbol Gerakan Pramuka. Saat melintasi Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (5/9/2026), estafet tersebut diwarnai berbagai aksi sosial dan lingkungan yang melibatkan Pramuka bersama masyarakat.
Rangkaian ETK diawali dengan timbang terima Tunas Kelapa dari Kwarran Kejobong kepada Kwarran Kaligondang di Balai Desa Penolih sekitar pukul 12.30 WIB. Prosesi tersebut disaksikan dewan juri Kwarda Jawa Tengah dan Kwarcab Purbalingga.
Dari Desa Penolih, Tunas Kelapa kemudian dibawa pasukan ETK Kwarran Kaligondang melalui dua etape. Etape pertama menuju Lapangan Desa Kaligondang, kemudian dilanjutkan menuju SMP Santo Borromeus, Kelurahan Bancar, untuk diserahterimakan kepada Kwarran Purbalingga.
Ketua Kwarran Kaligondang, Suparman, mengatakan ETK tidak semestinya dimaknai hanya sebagai perjalanan membawa simbol Gerakan Pramuka.“ETK bukan sekadar estafet Tunas Kelapa, tetapi momentum untuk menghidupkan semangat persaudaraan, pengabdian, dan kepedulian. Karena itu, kami ingin setiap langkah dalam ETK memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Semarak ETK terlihat dari keterlibatan Pramuka Penegak SMK Negeri 1 Kaligondang serta Pramuka Penggalang SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Kaligondang. Mereka didukung Kamabigus dan pembina pangkalan se-Kwarran Kaligondang, tim drumband MI Muhammadiyah 1 Slinga dan MI Islamiyah Slinga, organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, serta warga.
Sejumlah sekolah mulai jenjang SD/MI hingga SMK turut menyambut rombongan di sepanjang rute. Warga juga ikut memeriahkan kegiatan dengan menyediakan makanan secara gratis di sejumlah titik.Pengamanan perjalanan dilakukan personel Polsek dan Koramil Kaligondang untuk memastikan seluruh rangkaian ETK berjalan lancar.
Tak berhenti pada kemeriahan estafet, Kwarran Kaligondang juga menggelar berbagai kegiatan bakti sosial dan lingkungan. Di antaranya sarasehan, pemeriksaan kesehatan gratis, bakti sosial, dropping air bersih, program lingkungan bersih, Kali Bersih, hingga penebaran benih ikan.
Kegiatan lainnya berupa pembersihan rumah ibadah, penanaman pohon, pembagian alat tulis bagi siswa kurang mampu, serta donor darah.
Suparman mengatakan berbagai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dari nilai-nilai yang dibawa dalam ETK.
“Kami ingin semangat ETK tidak berhenti ketika Tunas Kelapa diserahterimakan. Setelah estafet selesai, semangat untuk ngopeni, nglakoni, dan mengabdi harus tetap berjalan,” katanya.
Sementara itu, Kamabiran Kaligondang sekaligus Camat Kaligondang, Setyo Iman Santosa, mengatakan keterlibatan berbagai unsur menjadi kekuatan penting dalam pelaksanaan ETK.
“ETK menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara Gerakan Pramuka, pemerintah, sekolah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat. Kebersamaan ini harus terus dijaga agar Pramuka semakin hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat,” ujarnya.
ETK 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarda Jawa Tengah. Tahun ini, Hari Pramuka mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Setelah menyelesaikan dua etape di wilayah Kaligondang, Tunas Kelapa diserahterimakan kepada Kwarran Purbalingga di SMP Santo Borromeus. Selanjutnya, perjalanan ETK diteruskan mengikuti rute yang telah ditetapkan Kwarda Jawa Tengah.
Bagi Kwarran Kaligondang, ETK menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka bukan hanya tentang kegiatan kepramukaan. Lebih dari itu, Pramuka hadir melalui aksi sosial, kepedulian terhadap lingkungan, dan pengabdian langsung untuk masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....