Sambut Estafet Tunas Kelapa, Pramuka Banyumas Gelar Kemah Bakti
- 05 Sep 2026 20:25 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Sebanyak 305 anggota Pramuka Kwarcab Banyumas turun langsung dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan melalui Kemah Bakti Pramuka di Lapangan Desa Silado, Kecamatan Sumbang. Kegiatan yang berlangsung 4–6 September 2026 tersebut menjadi bagian dari Bulan Bakti Pramuka sekaligus menyambut pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah 2026.
Sekretaris Bidang Pengabdian Masyarakat Kwarcab Banyumas, Tomi Luqman Hakim, mengatakan kemah bakti tidak hanya ditujukan sebagai kegiatan perkemahan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial dan keterampilan anggota Pramuka.
“Kemah Bakti ini kami laksanakan dalam rangka Bulan Bakti Pramuka sekaligus menyambut Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jawa Tengah. Kegiatan diikuti 305 Pramuka, sebagai wujud kehadiran Pramuka dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Tomi.
Menurut Tomi, keterlibatan anggota Pramuka dalam kegiatan sosial dan lingkungan menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Pramuka agar tidak hanya beraktivitas di lingkungan organisasi, tetapi juga hadir di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bekal bagi anggota Pramuka Banyumas sebelum pelaksanaan ETK Kwarda Jawa Tengah 2026 yang membawa pesan persaudaraan dan pengabdian.
Ketua Panitia Kemah Bakti, Supriyadi, mengatakan sejumlah kegiatan sosial dan lingkungan dilaksanakan selama perkemahan. Peserta di antaranya melakukan pengecatan jembatan, membersihkan mushola dan makam, serta menanam pohon.
“Kegiatan sosial dan lingkungan ini menjadi bagian dari upaya kami agar peserta tidak hanya mengikuti kegiatan perkemahan, tetapi juga terlibat langsung membantu masyarakat,” ujarnya.
Selain kegiatan di lingkungan masyarakat, peserta juga menyasar sekolah melalui program Pramuka Goes To School. Program tersebut dilaksanakan di MTs Negeri 3 Banyumas dan SD Negeri Silado.
Supriyadi mengatakan program tersebut dimanfaatkan untuk mengenalkan nilai-nilai kepramukaan kepada pelajar, sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, gotong royong dan kesiapsiagaan.
Kemah bakti juga diisi dengan sejumlah pelatihan keterampilan, mulai dari kewirausahaan, teknik menanam secara semi hidroponik hingga pelatihan pemadaman kebakaran.
“Pelatihan tersebut diharapkan dapat membekali anggota Pramuka dengan keterampilan praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi bekal untuk lebih mandiri dan siap terjun membantu masyarakat,” tuturnya.
Supriyadi berharap pengalaman yang diperoleh selama kemah bakti dapat mendorong anggota Pramuka untuk terus terlibat dalam kegiatan sosial di lingkungannya.
“Pramuka harus hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....