Akad Nikah Pindah ke Puskesmas, KUA Kutasari Tetap Melayani
- 05 Sep 2026 14:17 WIB
- Purwokerto
RRI. CO.ID, Purbalingga – Komitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat ditunjukkan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga. Ketika calon pengantin tidak dapat datang ke kantor karena kondisi kesehatan, KUA justru datang menghampiri Jumat ( 4/9/2026).
Hal itu dialami pasangan Bagus Ferdinan dan Dwi Novianti. Rencana akad nikah yang semula akan dilaksanakan di KUA Kutasari terpaksa berpindah lokasi setelah Bagus mengalami kondisi drop dalam perjalanan menuju kantor KUA.Bagus kemudian segera dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Kutasari untuk mendapatkan penanganan dan pemantauan kondisi kesehatan.
Situasi tersebut tidak membuat prosesi akad nikah terhenti. Kepala KUA Kutasari, Syarifudin, bersama jajaran bergerak cepat mendatangi Puskesmas Kutasari.Setelah kondisi Bagus dinilai memungkinkan, akad nikah bersama Dwi Novianti akhirnya dilaksanakan di fasilitas kesehatan tersebut. Prosesi tetap dilakukan dengan memperhatikan ketentuan serta administrasi pernikahan yang berlaku.
Syarifudin mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi inovasi layanan CEKATAN atau Cepat Kepada Kelompok Rentan. Melalui model layanan proaktif tersebut, KUA berupaya menghadirkan pelayanan secara langsung bagi masyarakat yang mengalami kondisi tertentu sehingga tidak dapat mengakses layanan secara normal.
“Ketika masyarakat membutuhkan pelayanan dalam kondisi tertentu, kami berusaha hadir dan memberikan solusi. Pelayanan tidak harus menunggu masyarakat datang ke kantor, tetapi harus mampu menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” ujar Syarifudin.
Menurutnya, pelayanan kepada Bagus dan Dwi menjadi contoh nyata bahwa layanan publik harus mampu beradaptasi dengan kondisi masyarakat. Keterbatasan kondisi kesehatan tidak semestinya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh hak pelayanan administrasi pernikahan.
Melalui CEKATAN, KUA Kutasari berupaya membangun budaya pelayanan yang humanis, responsif, dan adaptif. Bukan sekadar menunggu masyarakat datang ke kantor, tetapi memastikan negara hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan.
Akad nikah yang berlangsung di Puskesmas Kutasari tersebut pun menjadi gambaran sederhana bahwa pelayanan publik dapat dilakukan dengan cara yang lebih dekat, fleksibel, dan tidak menyulitkan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....