HMPS Ilmu Komunikasi Universitas Peradaban Edukasi Literasi Digital

  • 31 Agt 2026 14:37 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - HMPS Ilmu Komunikasi Universitas Peradaban menggelar pengabdian masyarakat di Desa Pakujati, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut mengajak masyarakat lebih kritis memilah informasi dan bijak menggunakan media sosial.

Kegiatan bertajuk Scroll Cerdas, Share Berkualitas berlangsung di Balai Desa Pakujati, Kecamatan Paguyangan.

Program tersebut mengangkat pentingnya mengenali informasi, memeriksa kebenaran, dan bijak membagikannya.

Ketua HMPS Ilmu Komunikasi Universitas Peradaban, Zulfania, mengatakan masyarakat rentan terpapar disinformasi.

Kemudahan mengakses media sosial belum selalu diikuti kemampuan memilah informasi.

“Tidak semua informasi yang beredar itu benar,” ujar Zulfania.

Ia berharap masyarakat lebih kritis menghadapi hoaks dan informasi yang menyesatkan.

Sebelum kegiatan, HMPS Ilmu Komunikasi berdiskusi dengan sejumlah masyarakat Desa Pakujati.

Diskusi tersebut menemukan isu kesehatan, bantuan sosial, dan bencana sebagai sumber kesalahpahaman.

WhatsApp dan Facebook menjadi media yang banyak digunakan masyarakat untuk menerima informasi tersebut.

Karena itu, peserta juga mendapat edukasi mengenai disinformasi berbasis kecerdasan buatan atau AI.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Peradaban, Syifaur Rahmah, S.Tr.I.Kom., M.I.Kom., menjadi pemateri kegiatan.

Ia mengingatkan masyarakat agar berpikir kritis sebelum mempercayai atau membagikan konten.

Materi juga membahas perbedaan informasi faktual, hoaks, dan konten hasil rekayasa AI.

Peserta dikenalkan cara mengenali poster hoaks serta konten buatan kecerdasan buatan.

Salah seorang warga Desa Pakujati, Farid, menilai kegiatan tersebut memberikan pengetahuan penting bagi masyarakat.

Menurutnya, edukasi tersebut membantu warga lebih berhati-hati menggunakan media sosial.

“Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman HMPS, karena kegiatan ini sangat bermanfaat,” kata Farid.

Ia berharap masyarakat terus menerapkan kebiasaan memilah dan memilih konten sebelum membagikannya.

Melalui kegiatan ini, HMPS Ilmu Komunikasi Universitas Peradaban mendorong masyarakat menjadi pengguna media sosial yang cerdas.

Literasi digital diharapkan membantu warga membentengi diri dari hoaks dan disinformasi berbasis teknologi. (Girinda Fatihu Risqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....