Karangsambung Siap Sambut IUGS-UNESCO 2027
- 29 Agt 2026 14:35 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen - Pemerintah Kabupaten Kebumen mendukung rencana pelaksanaan kegiatan IUGS-UNESCO di Karangsambung.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18–21 Januari 2027 dan diperkirakan melibatkan delegasi 60 negara.
Rencana tersebut dibahas dalam audiensi Badan Geologi dan Komite Nasional Geopark Indonesia.
Pertemuan tersebut membahas penguatan potensi Geopark Kebumen di tingkat global.
Agenda internasional itu akan berlangsung di Kampus Lapangan Karangsambung, Kabupaten Kebumen.Kegiatan mencakup UNESCO Geopark Event dan IUGS Workshop dengan sejumlah agenda penguatan kapasitas.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.Ia menilai momentum itu dapat memperkuat fungsi edukasi Geopark Kebumen kepada masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan yang akan diadakan pada Januari 2027 ini,” ujar Lilis.
Menurutnya, pemerintah daerah siap mendukung kebutuhan fasilitas selama kegiatan berlangsung.
Penginapan disebut telah tersedia di Kampus Lapangan Karangsambung untuk mendukung kedatangan peserta.
“Kami ingin agar Geopark Kebumen dapat berfungsi secara optimal sebagai sarana edukasi publik,” katanya.
Kepala Disparbud Kebumen Frans Haidar juga menyatakan kesiapan menyambut delegasi internasional.
Pihaknya akan berkoordinasi terkait perizinan dan kedatangan delegasi asing ke Kebumen.
Rangkaian kegiatan di Karangsambung mencakup pelatihan, pengisian dossier, dan peningkatan kapasitas.Agenda juga membahas mitigasi bencana, energi terbarukan, perubahan iklim, serta manajemen air.
Karangsambung selama ini menjadi kawasan penting bagi pengembangan ilmu kebumian dan Geopark Kebumen.Dalam pertemuan tersebut, muncul gagasan mengusulkan Karangsambung sebagai center of excellence bidang geologi.
Setelah agenda di Kebumen, rangkaian kegiatan IUGS berlanjut di Yogyakarta pada 21–27 Januari 2027.Agenda tersebut mencakup pertemuan, jamuan, kunjungan lapangan, serta sesi bersama unsur nasional dan internasional.
Pertemuan di Kebumen juga membahas persoalan penambangan pasir di sekitar Sungai Lukulo.
Isu lingkungan tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama instansi terkait pada agenda berikutnya.
Pelaksanaan agenda internasional tersebut menjadi peluang memperkuat posisi Karangsambung sebagai kawasan edukasi geologi.
Kegiatan ini juga membuka ruang pengenalan Geopark Kebumen kepada komunitas ilmu kebumian dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....