KKN UIN SAIZU Adakan Workshop Pengolahan Sampah Organik di Desa Sampang
- 22 Agt 2026 15:29 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen - Kelompok 107 KKN UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto mengadakan Workshop Pengolahan Sampah Organik Menjadi Kompos dan Air Lindi Menggunakan Galon Bekas di Aula Balai Pertemuan Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, pada Kamis, (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga agar dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai guna.
Dalam Program Unggulan KKN Saizu Berdampak Angkatan ke-58 dengan fokus pada ketahanan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Workshop diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri atas perwakilan Desa Sampang, perwakilan dari seluruh RW di Desa Sampang, serta Karang Taruna. Pemilihan peserta diharapkan dapat memperluas pengetahuan mengenai pengelolaan sampah sehingga dapat diterapkan dan disebarluaskan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan menghadirkan Ardan Bayu Lestari dari Dinas Lingkungan Hidup sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, narasumber menekankan pentingnya pengelolaan sampah mulai dari lingkungan rumah tangga. Pengolahan sampah organik tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang, tetapi juga dapat menghasilkan produk yang bermanfaat bagi lingkungan.
“Pengelolaan sampah sebaiknya dimulai dari sumbernya, yaitu dari rumah. Sampah organik yang kita hasilkan setiap hari masih bisa dimanfaatkan dan diolah menjadi sesuatu yang berguna, dan dapat menjadikan lingkungan aman dan nyaman,” ujar Ardan Bayu Lestari.

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pemilahan sampah organik, proses pengolahan sampah organik menjadi kompos, serta pemanfaatan galon bekas sebagai media pengolahan untuk menghasilkan kompos dan air lindi. Peserta juga memperoleh kesempatan untuk mengikuti proses praktik secara langsung sehingga tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mengetahui tahapan pengolahan yang dapat diterapkan menggunakan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mengurangi sampah organik sekaligus memanfaatkan kembali barang bekas seperti galon sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Melalui workshop ini, mahasiswa KKN Kelompok 107 berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat Desa Sampang dalam mengelola sampah secara mandiri. Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan di tingkat rumah tangga maupun lingkungan RW, sehingga pengelolaan sampah tidak berhenti pada kegiatan workshop, tetapi menjadi kebiasaan bersama masyarakat Desa Sampang. (Najwa Shofwatul Maula)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....