Pendanaan Belmawa Dukung PPK Ormawa UMP Kembangkan Selada Purbadana
- 21 Agt 2026 21:11 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BEM Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto mendapat dukungan pendanaan dari Belmawa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Pendanaan tersebut digunakan untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat di Desa Purbadana, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Kamis (20/8/2026) dengan fokus pada pengembangan potensi pertanian selada.
Ketua Pelaksana PPK Ormawa BEM Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP, Ivanalian Seila Tama, mengatakan tim memperoleh pendanaan setelah melewati seleksi proposal tingkat nasional.
"Prosesnya dari awal kita melakukan perencanaan, penyusunan tim, kemudian penyusunan proposal untuk maju ke Belmawa. Dari beberapa ribu tim yang diseleksi, akhirnya kita lolos ke tahap dua," ujarnya.
Menurutnya, selain berasal dari Belmawa, program juga mendapat dukungan pendanaan dari perguruan tinggi. Dukungan tersebut menjadi dasar pelaksanaan berbagai kegiatan di Desa Purbadana, termasuk pengembangan fasilitas pertanian dan peningkatan kapasitas masyarakat.
Program PPK Ormawa dilaksanakan dengan memanfaatkan screen house Kelompok Tani Sidorahayu di Desa Purbadana. Fasilitas tersebut sebelumnya mengalami kerusakan akibat angin puting beliung sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.
Ivanalian mengatakan tim mahasiswa kemudian membantu mengaktifkan kembali fasilitas tersebut dengan pendekatan teknologi pertanian. Salah satunya melalui penggunaan sistem hidroponik, Internet of Things atau IoT, serta panel surya.
"Selada itu sebenarnya sudah ada di sini, cuma kita datang untuk lebih mengefisiensi dan lebih memodernisasikan tanamannya," katanya.
Dosen pendamping PPK Ormawa sekaligus Kaprodi Agroteknologi S1 UMP, Dr. Oetami Dwi Hajoeningtijas, mengatakan program tersebut merupakan hasil kompetisi PPK Ormawa tingkat nasional.
Menurutnya, kesempatan memperoleh pendanaan Belmawa menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan sekaligus belajar melakukan pemberdayaan masyarakat secara langsung.
"Ini adalah kompetisi. Dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto, organisasi-organisasi mahasiswa diberi kesempatan untuk membuat proposal. Kami dampingi sampai kemudian dikirimkan. Alhamdulillah lolos dan mendapatkan pendanaan tersebut," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Purbadana, Warsito, menyambut positif program yang didukung pendanaan pemerintah pusat tersebut. Ia menilai keterlibatan perguruan tinggi dapat memperkuat pengembangan potensi pertanian desa.
"Kami dari pemerintah desa amat sangat mendukung karena keberadaan program dari universitas sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang ada di desa," ucap warsito.
Warsito berharap pendampingan tersebut tidak hanya menghasilkan peningkatan produksi, tetapi juga mendorong masyarakat memahami pola pertanian modern. Menurutnya, masyarakat Purbadana memiliki potensi di bidang pertanian dan perikanan yang masih dapat dikembangkan.
Ia juga berharap program yang didukung pendanaan Belmawa tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang setelah masa pelaksanaan PPK Ormawa berakhir.
Salah satu bentuk keberlanjutan yang disiapkan adalah pengelolaan screen house oleh kelompok masyarakat. Tim mahasiswa akan tetap melakukan monitoring untuk memastikan teknologi dan pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara mandiri.
Dengan dukungan pendanaan Belmawa dan pendampingan UMP, pengembangan potensi selada di Desa Purbadana diharapkan menjadi bagian dari penguatan kapasitas masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat desa. (Ilham Falih Qushoyyi).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....