Duta Wisata Siap Angkat Potensi Wisata Melalui Nyawang Saben Kecamatan
- 21 Agt 2026 22:56 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga – Duta Pariwisata Kabupaten Purbalingga mengusung program unggulan bertajuk Nyawang Saben Kecamatan dan Jelita untuk menggali serta mengenalkan seluruh potensi lokal ke khalayak luas, sebagai bagian dari mempromosikan sektor pariwisata daerah.
Yasmin Naafi Rasifa Anwar, Duta Pariwisata Kabupaten Purbalingga, menyampaikan bahwa program Nyawang Saben Kecamatan bertujuan untuk mengangkat potensi mulai dari potensi wisata alam, kuliner, kebudayaan di 18 kecamatan yang ada di Purbalingga.
"Di Purbalingga ada 18 kecamatan. Kami ingin mempromosikan segala keunggulan lokal, mulai dari potensi wisata alam, kuliner, kebudayaan, hingga UMKM yang ada di tiap-tiap kecamatan," ujar Yasmin.
Selain Nyawang Saben Kecamatan, gerakan Jelita juga dihadirkan untuk mengajak generasi muda aktif menjelajahi keindahan alam Purbalingga yang membentang di lereng Gunung Slamet, yang diharapkan dapat memantik semangat pemuda lokal untuk bersama-sama mengeksplorasi dan mempublikasikan kekayaan alam.
Program ini digerakkan bersama seluruh jajaran duta pariwisata Kayu Lingga Kakang Mbekayu Purbalingga.
"Ayuh explore budaya, sejarah, dan wisata di Purbalingga, tidak harus punya gelar duta pariwisata untuk ikut mempromosikan daerah kita sendiri," tegasnya.
"Program Nyawang Saben Kecamatan saat ini sudah mulai direalisasikan. Para anggota Kakang Mbekayu Purbalingga telah dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja dan wilayah untuk melihat potensi unggulan di tiap kecamatan, yang akan dikemas dalam bentuk video," terangnya.
Yasmin juga menyebutkan, aksi nyata program ini telah dimulai beberapa waktu lalu saat penjelajahan di Desa Wisata Tanalum. Dalam festival desa wisata tersebut, Kakang Mbekayu Purbalingga tidak hanya menyoroti keindahan alam dan atraksi budaya, tetapi juga mendokumentasikan kuliner khas serta produk UMKM setempat ke dalam media video promosi.
"Tidak sebatas promosi visual, kami duta wisata Purbalingga juga mengambil peran strategis sebagai jembatan komunikasi, bagi desa-desa wisata yang sedang mengalami penurunan jumlah pengunjung atau menghadapi kendala operasional kepada Dinporapar Purbalingga untuk mendapatkan pendampingan," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....