KKN 067 UIN Saizu Pasok 50 Bibit Tanaman Multi-Varietas Untuk Warga
- 20 Agt 2026 21:22 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara– Mahasiswa KKN Kelompok 067 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menyalurkan puluhan bibit tanaman serta bantuan pengendali hama kepada warga dan kelompok tani Desa Candiwulan, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara.
Bantuan itu diberikan saat petani setempat tengah menghadapi serangan hama di area persawahan.Sebanyak 50 bibit tanaman, 50 botol obat pengendali hama, dan 100 paket obat tikus diserahkan secara simbolis di Balai Desa Candiwulan, Kamis (20/8/2026).
Bibit yang dibagikan terdiri atas aren, kopi, jati, jambu, mangga, hingga durian. Setelah penyerahan, bibit diteruskan kepada Kepala Dusun 1 dan Kepala Dusun 2 untuk didistribusikan kepada warga sesuai kondisi dan kebutuhan lahan masing-masing.
Kepala Desa Candiwulan, Supardaya, mengapresiasi upaya mahasiswa KKN yang tidak hanya menjalankan program lingkungan, tetapi juga berupaya menjawab persoalan pertanian warga melalui kolaborasi dengan sejumlah instansi.
"Kami mengapresiasi kontribusi adik-adik KKN. Pemerintah desa akan ikut memastikan bibit ini ditanam dan dirawat, sedangkan bantuan untuk pengendalian hama dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para petani," kata Supardaya.
Salah satu bibit yang dinilai memiliki prospek untuk dikembangkan ialah jambu. Kepala Dusun 1 Desa Candiwulan, Warto, mengatakan kondisi tanah di wilayahnya mendukung pengembangan tanaman tersebut.
"Jambu ini cukup potensial dikembangkan warga karena kondisi tanah di sini cocok. Mudah-mudahan bibit yang diberikan bisa tumbuh dan memberikan manfaat," ujarnya.
Tak hanya menyasar penghijauan, program tersebut juga merespons persoalan yang tengah dihadapi petani Candiwulan. Mahasiswa menyalurkan 50 botol obat pengendali hama dan 100 paket obat tikus kepada dua kelompok tani.
Bantuan diserahkan kepada Ketua Kelompok Tani Candra Leksana Bhumi, Kuswanto Kusnen, dan Ketua Kelompok Tani Krida Candra Tani, Salim.
Salim mengatakan bantuan tersebut datang pada saat yang tepat karena sejumlah area persawahan sedang menghadapi gangguan hama.
"Saat ini persawahan di Desa Candiwulan sedang terdampak serangan lembing dan wereng. Lubang-lubang tikus juga banyak ditemukan di area sawah. Karena itu bantuan ini sangat membantu petani," kata Salim.
Gandeng Dinas untuk Cari Bantuan
Koordinator Desa KKN 067, Dwi, menjelaskan bantuan tersebut diperoleh mahasiswa dengan membangun komunikasi dan kerja sama dengan sejumlah instansi di Kabupaten Banjarnegara. Bibit tanaman diperoleh melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPKPLH).
Sementara bantuan pengendalian hama dan tikus diperoleh melalui kerja sama dengan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Banjarnegara melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).
Menurut Dwi, mahasiswa sebelumnya mengajukan permohonan sebanyak 200 bibit kepada DPKPLH. Saat proses pengambilan, sebagian stok bibit yang tersedia telah terdampak kondisi kekeringan sehingga mahasiswa melakukan seleksi terhadap tanaman yang masih layak tumbuh.
"Setelah kami sortir, ada sekitar 50 bibit yang kondisinya masih layak untuk ditanam. Bibit itulah yang kemudian kami bawa dan distribusikan kepada masyarakat Candiwulan," jelas Dwi.
Dwi mengatakan, mahasiswa sengaja menggandeng instansi pemerintah agar program KKN tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan sumber daya yang tersedia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....