Bus Sekolah Gratis Bantu Tingkatkan Akses Pendidikan di Banyumas

  • 20 Agt 2026 09:49 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Persoalan transportasi masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keberlangsungan pendidikan anak, khususnya di wilayah yang belum memiliki akses angkutan umum. Kesulitan transportasi bahkan dapat menjadi salah satu alasan anak tidak melanjutkan sekolah maupun rentan putus sekolah.

Kabid Pembinaan SD Dindik Kabupaten Banyumas, Taryono, S.T., MPA, mengatakan transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pendidikan. Sekaligus juga jadi bagian dari intervensi pemerintah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan.

“Betul sekali bahwa transportasi memang bukan satu-satunya faktor terhadap kelancaran pendidikan, tapi menjadi salah satu faktor penting, menjadi indikator juga. Karena selain kami memandang bahwa transportasi ini selain sebagai layanan, transportasi ini juga sebagai suatu intervensi pemerintah di dalam untuk mewujudkan pemerataan pembangunan," katanya.

"Banyak kejadian anak putus sekolah atau mungkin anak rentan putus sekolah yang kemudian salah satu alasannya hasil kita mendeteksi adalah karena kesulitan transportasi,”.

Kondisi tersebut terutama ditemukan di wilayah pinggiran, perbatasan, maupun daerah pegunungan yang belum tersedia angkutan umum. Akses jalan yang sulit juga menjadi kendala bagi sebagian anak untuk berangkat ke sekolah.

Melalui layanan bus sekolah gratis, pemerintah berupaya memberikan kemudahan akses bagi siswa yang mengalami kendala transportasi. Berdasarkan evaluasi Dinas Pendidikan, keberadaan layanan tersebut dinilai mampu meningkatkan kehadiran siswa sekaligus mengurangi keterlambatan.

"Program ini juga membantu penanganan anak tidak sekolah maupun anak yang rentan putus sekolah. Di sisi lain, orang tua turut merasakan manfaat berupa penghematan pengeluaran untuk kebutuhan transportasi anak," katanya, menjelaskan.

Sementara dari sisi pendidikan, siswa yang menggunakan bus sekolah gratis dapat datang lebih tepat waktu dan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk mengikuti pembelajaran. Perjalanan menggunakan bus juga dapat menjadi ruang pembentukan karakter melalui kebiasaan disiplin, menunggu, bertoleransi, serta bersosialisasi dengan siswa dari sekolah dan daerah yang berbeda.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dalam menentukan wilayah yang membutuhkan layanan bus sekolah. Pemetaan dilakukan berdasarkan kondisi akses transportasi serta kebutuhan siswa di wilayah tersebut.

Ke depan, Dinas Pendidikan berharap layanan bus sekolah gratis dapat terus berlanjut dan diperluas. Dukungan pemerintah diharapkan dapat membuat manfaat layanan transportasi pendidikan semakin luas dan menjadi bagian dari upaya pemerataan pendidikan yang bermutu di Banyumas.(Dina Darozatun)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....