UNU Purwokerto Latih Warga Kalikidang Olah Limbah Sekam Padi
- 19 Agt 2026 10:11 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto menggelar Program Pengabdian kepada Masyarakat di UD Sri Rahayu, Desa Kalikidang, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Kegiatan berlangsung mulai 31 Juli hingga 5 Agustus 2026.
Kegiatan ini melibatkan masyarakat Desa Kalikidang dan UD Sri Rahayu sebagai mitra utama. Pengembangan inovasi difokuskan pada proses penggilingan padi dan hasil sampingannya yang berpotensi dikembangkan.
Pelatihan menghadirkan tim dosen UNU Purwokerto yang diketuai Triat Adi Yuwono, S.Si., M.Si. Anggota tim terdiri dari Dwi Sukowati, S.Pd.Si., M.Pd., serta Gita Anggraeni, S.P., M.Si.
"Tim dosen memberikan pelatihan teknis mengenai peningkatan produksi dengan timbangan digital wireless dan pengolahan limbah sekam. Materi lain meliputi potensi briket dan sekam bakar, manajemen usaha penggilingan padi, pembuatan website rmusrirahayu.id, serta pengemasan produk unggulan," kata Ketua Tim PkM Triat Adi Yuwono.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh tim mahasiswa UNU Purwokerto dari Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem serta Program Studi Agroteknologi. Mahasiswa berperan aktif mendampingi peserta selama pelatihan, praktik, diskusi kelompok, hingga evaluasi hasil pelatihan.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta tidak hanya memperoleh materi teoritis. Mereka juga mengikuti praktik langsung pembuatan arang sekam padi sebagai media tanam dan pembuatan briket dari arang sekam.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam setiap sesi. Keterlibatan itu mulai dari pemberian materi, diskusi kelompok, sampai proses praktik pengolahan produk.
Triat menyampaikan Desa Kalikidang memiliki potensi sebagai salah satu penghasil gabah padi di Kabupaten Banyumas. UD Sri Rahayu disebut sebagai satu-satunya penggilingan padi di desa tersebut yang berpotensi dikembangkan menjadi Rice Milling Unit.
"Melalui program ini, UD Sri Rahayu dan masyarakat Desa Kalikidang diharapkan tidak hanya menggiling padi. Mereka juga diharapkan mampu mengembangkan produk olahan dari limbah penggilingan padi menjadi produk unggulan desa," imbuhnya.
Selain pelatihan dan praktik pembuatan, peserta juga memperoleh pendampingan mengenai pengemasan dan pelabelan produk. Pendampingan turut mencakup strategi pemasaran digital dan konvensional.
Program ini mendapat sambutan antusias dari UD Sri Rahayu dan masyarakat Desa Kalikidang. Pelatihan tersebut dinilai memberikan pengetahuan dan keterampilan baru yang membuka peluang usaha berbasis pengolahan limbah ramah lingkungan.
Produk briket dan media tanam dari arang sekam padi diharapkan menjadi produk unggulan baru desa. Produk ini diharapkan mendukung gerakan ramah lingkungan sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan PkM ini didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Hibah Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026. Dukungan pendanaan ini menjadi wujud komitmen pemerintah memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis masyarakat.
Melalui sinergi perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mendorong terbentuknya masyarakat mandiri. Sinergi tersebut juga diharapkan memperkuat ekonomi masyarakat Desa Kalikidang berbasis usaha penggilingan padi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....