Rektor UHN Tegal Gelar Orasi Kemerdekaan, Ajak Bangsa Menemukan “Jalan Pulang"
- 19 Agt 2026 09:14 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kota Tegal - Rektor Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal mengajak masyarakat kembali merefleksikan tujuan awal berdirinya bangsa dalam mengisi kemerdekaan. Pesan tersebut disampaikan dalam Orasi 81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia bertema “Jalan Kemerdekaan: Dari Upaya Paksa Menuju Usaha Bersama” di Aula Kampus Mataram Universitas Harkat Negeri, Senin (17/8/2026).
Dalam orasinya, Rektor Universitas Harkat Negeri Tegal, Sudirman Said, menyampaikan bahwa pembangunan bangsa tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian fisik. Pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan berbagai capaian lainnya perlu berjalan seiring dengan penguatan nilai spiritual, moral, serta tata kelola yang baik.
Sudirman Said menyebut komunitas akademik memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga ruang berpikir dan melakukan refleksi terhadap perjalanan bangsa. Menurutnya, peringatan kemerdekaan menjadi kesempatan untuk kembali memahami latar belakang lahirnya Proklamasi, UUD 1945, dan simbol-simbol kebangsaan.
“Sebagai komunitas akademik tentu saja tugas kita adalah terus menjaga pikiran-pikiran. Dan pada setiap ulang tahun kemerdekaan itu waktu yang baik untuk merefleksikan kembali dulu tujuan kita mau apa, rumusan-rumusan Undang-Undang Dasar, rumusan Proklamasi, rumusan lagu kebangsaan itu background-nya apa,” ujar Sudirman said.
Sudirman said mengatakan gagasan “jalan pulang” yang disampaikan dalam orasi tersebut merupakan ajakan untuk kembali pada semangat awal pendirian negara. Bangsa perlu menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dengan nilai etik, moral, dan tata kelola kehidupan bernegara.
Sudirman Said menilai perkembangan bangsa perlu diiringi penguatan nilai agar kemerdekaan tidak hanya menghasilkan kemajuan material, tetapi juga menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih manusiawi. Menurutnya, kemerdekaan harus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan secara bebas, bermartabat, dan bertanggung jawab.
“Saya menyebutnya sebagai jalan pulang karena makin hari negara kita ini seperti makin jauh dari semangat ruhiyahnya, semangat ilahiahnya. Terus lebih fokus pada pencapaian fisik, pencapaian kebendaan, tapi lupa pada aspek etik, pada aspek moral, pada aspek governance,” kata Sudirman Said.
Kegiatan tersebut diikuti alumni program kepemimpinan, mahasiswa, pengurus organisasi kemahasiswaan, serta komunitas masyarakat sipil dari berbagai bidang. Melalui kegiatan ini, UHN Tegal mendorong generasi muda untuk terus menjaga nilai kebangsaan dan berkontribusi dalam kehidupan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....