KKN UNUGHA Gelar Pelatihan Olah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Ramah Lingkungan
- 13 Agt 2026 21:29 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap Kelompok 03 melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Ramah Lingkungan yang bertempat di Desa Kedunggede, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, pada Kamis (13/8/2026)
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKN yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK, Bunda Paud dan sebagian masyarakat Desa Kedunggede dengan antusiasme yang tinggi. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi teknik pengolahan minyak jelantah menjadi sabun yang ramah lingkungan dan memiliki nilai guna.
Materi disampaikan oleh Siti Khuzaimah, M.Pd., M.T. selaku narasumber yang menjelaskan bahwa minyak jelantah yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat.
Kepala Desa Kedunggede, Sutomo memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program tersebut. “Pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun merupakan inovasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan dengan mengurangi limbah rumah tangga, tetapi juga berpotensi memberikan nilai ekonomi apabila hasil produksinya dikembangkan lebih lanjut oleh masyarakat,” ungkapnya
Hal senada juga disampaikan oleh Kurningsih, Ketua PKK Desa Kedunggede. ”Pelatihan ini memberikan pengetahuan baru bagi para anggota PKK mengenai pemanfaatan minyak jelantah yang selama ini sering kali hanya dibuang atau disimpan tanpa dimanfaatkan. Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat mengetahui bahwa minyak bekas dapat diolah menjadi sabun yang dapat digunakan sendiri maupun berpotensi menjadi produk bernilai jual,” ungkapnya.
Menurut Siti Khuzaimah, M.Pd., M.T., tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, pengolahan minyak jelantah menjadi sabun merupakan salah satu solusi sederhana yang dapat diterapkan oleh masyarakat.
Beliau juga mengungkapkan bahwa antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung sangat tinggi. “Alhamdulillah peserta sangat antusias. Mereka aktif bertanya dan mengikuti setiap tahapan praktik. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki minat yang besar terhadap kegiatan yang memberikan manfaat langsung dalam kehidupan sehari-hari,” katanya
Selama sesi praktik, peserta diajak secara langsung untuk mengolah minyak jelantah yang telah disaring menjadi sabun dengan pendampingan dari mahasiswa KKN. Kegiatan berlangsung secara interaktif sehingga peserta dapat memahami setiap tahapan proses pembuatan sabun, mulai dari persiapan bahan hingga pencetakan produk.
Happy Ayu Puspa Sari selaku Koordinator Pelaksana Program Kerja menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya minyak jelantah yang belum dikelola dengan baik di lingkungan masyarakat.
“Melalui program ini, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan solusi yang mudah diterapkan sekaligus memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi. Saya berharap ilmu yang telah diberikan dapat terus dipraktikkan oleh masyarakat secara berkelanjutan. Bahkan, hasil pengolahan sabun minyak jelantah diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu produk unggulan yang dikelola oleh kelompok masyarakat maupun PKK Desa Kedunggede,” tuturnya.
Kegiatan pelatihan berlangsung dengan lancar, tertib, dan mendapat respons positif dari seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNUGHA Cilacap berharap masyarakat Desa Kedunggede semakin peduli terhadap pengelolaan limbah rumah tangga dan mampu memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat, bernilai ekonomi, serta ramah lingkungan. Program ini juga menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan di tingkat desa. (Zaimul)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....