Bupati Purbalingga Dorong Duta GenRe Lawan Ketergantungan Gawai

  • 13 Agt 2026 20:04 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga – Menjadi jawara Duta GenRe Jawa Tengah bukan sekadar soal prestasi. Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mendorong Labib Mubarok, alumni SMAN 1 Bobotsari yang meraih Juara I Duta GenRe Putra Jawa Tengah, agar membawa gagasan yang berdampak nyata bagi kehidupan remaja.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah tingginya penggunaan gawai atau screen time di kalangan generasi muda.“Persoalan screen time di kalangan anak muda menjadi perhatian banyak pihak,” ujar Fahmi.

Menurut Fahmi, mengurangi ketergantungan remaja terhadap gawai tidak cukup dilakukan dengan sekadar meminta mereka meninggalkan gadget. Remaja perlu diberikan ruang dan aktivitas yang menarik agar memiliki alasan untuk berinteraksi, belajar, sekaligus berkembang di dunia nyata.

Karena itu, Fahmi melihat konsep JAMU JATI KENDI yang dibawa Labib memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai salah satu pendekatan dalam menghadapi persoalan tersebut.

Namun, Fahmi menekankan, aktivitas yang dibuat untuk remaja harus memiliki tujuan yang lebih besar. Kegiatan tidak boleh hanya menjadi sarana mengalihkan perhatian dari layar ponsel, tetapi harus mampu menghasilkan perubahan positif, mulai dari penguatan keterampilan, karakter, mental, hingga adab.

“Setelah ada aktivitasnya, bagaimana interaksi dan komunikasinya? Jangan hanya mengalihkan screen time, tetapi harus ada output,” katanya.

Fahmi juga mendorong agar kiprah Labib tidak berhenti setelah meraih prestasi di tingkat Jawa Tengah. Ia berharap Labib mampu kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional sekaligus memperluas dampak program yang digagasnya.

Untuk memastikan program berjalan berkelanjutan, Fahmi meminta setiap kegiatan memiliki target yang terukur. Misalnya, jumlah remaja yang terlibat, jenis kegiatan yang dilaksanakan, hingga perubahan atau manfaat yang dihasilkan dalam kurun waktu tertentu.

“Keberlanjutannya harus bisa diukur. Bisa dibuat target, dalam satu tahun menghasilkan apa dan berapa anak yang terjangkau. Jadi bukan hanya bagus di awal, tetapi ada keberlanjutan dan hasil yang jelas,” tegasnya.

Sementara itu, Labib Mubarok mengatakan, prestasi sebagai Juara I Duta GenRe Putra Jawa Tengah akan menjadi momentum untuk memperluas program yang telah diadvokasikannya.

Salah satunya melalui Ruang Kawuningan. Program tersebut akan dikembangkan tidak hanya di Purbalingga dan Jawa Tengah, tetapi juga diperluas melalui jejaring digital dengan membentuk Ruang Kawuningan Indonesia.

“Ke depan, kami akan memasifkan program yang sudah diadvokasikan dalam ajang Apresiasi Duta GenRe Jawa Tengah. Ruang Kawuningan akan kami perluas, baik di Purbalingga, Jawa Tengah, maupun secara digital melalui Ruang Kawuningan Indonesia,” kata Labib.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....