Halo RRI: Warga Sudagaran Keluhkan Kenaikan Tagihan PDAM

  • 12 Agt 2026 15:53 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Warga Desa Sudagaran, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Ibu Tri Murwati mengeluhkan kenaikan tagihan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Banyumas pada program Halo RRI, Rabu (12/8/2026). Tagihan air yang sebelumnya hanya sekitar Rp51 ribu, pada bulan berikutnya meningkat hingga mencapai Rp200 ribu.

Keluhan tersebut disampaikan Tri Murwati melalui program Hallo RRI. Ia mempertanyakan kenaikan tagihan tersebut karena menurutnya kondisi meteran air di rumahnya tidak menunjukkan adanya perputaran saat aliran air diperiksa.

“Tagihan PDAM bulan kemarin hanya Rp51 ribu, tapi kenapa bulan ini mencapai Rp200 ribu? Kemarin sudah dicoba meterannya dimatikan, jarumnya berhenti,” kata Tri Murwati.

Menanggapi keluhan tersebut, Humas PDAM Kabupaten Banyumas, Yuni, mengatakan pihaknya memerlukan nomor pelanggan untuk melakukan pengecekan data, termasuk hasil pembacaan meter.

Yuni menjelaskan, berdasarkan hasil pembacaan petugas, angka meter pelanggan telah sesuai dengan angka yang tercatat pada meteran dan kondisinya dinyatakan normal.

“Berdasar hasil bacaan petugas baca meter, data sudah sesuai angka di meteran pelanggan dan keterangan normal,” kata Yuni.

Ia menyebut, tagihan tersebut merupakan pemakaian air pada periode 18 Juni hingga 16 Juli 2026. Menurutnya, peningkatan tagihan dapat terjadi karena adanya peningkatan penggunaan air pada rentang waktu tersebut.

“Barangkali pada rentang waktu tersebut ada acara keluarga atau ada kelalaian pemakaian,” ujarnya.

PDAM Banyumas pun menyatakan hasil pembacaan meter pelanggan sesuai dengan angka yang tercatat pada meteran untuk periode penagihan tersebut. (Siti Nuriyah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....