Karang Taruna Purbalingga Dikukuhkan, Bupati Tekankan Peran Strategis
- 10 Agt 2026 08:03 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga – Sebanyak 40 pengurus Karang Taruna Kabupaten Purbalingga masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan oleh Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif di Pendopo Dipokusumo, Minggu (9/8/2026). Kepengurusan baru tersebut diharapkan memperkuat peran Karang Taruna sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan, khususnya bidang sosial dan kepemudaan.
Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, mengatakan Pemerintah Kabupaten Purbalingga siap berkolaborasi dengan Karang Taruna untuk memastikan berbagai program pembangunan memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, pemerintah membutuhkan dukungan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan karena memiliki keterbatasan dalam menjalankan berbagai program.
"Kami Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan saya pribadi sangat siap untuk berkolaborasi, sangat siap membersamai dan sangat membutuhkan support dari Karang Taruna Kabupaten Purbalingga dan organisasi kepemudaan lainnya," kata Fahmi.
Fahmi menilai Karang Taruna memiliki posisi penting karena berada dekat dengan masyarakat dan memiliki peran dalam bidang sosial maupun kepemudaan. Ia juga mengapresiasi pengurus periode sebelumnya yang telah mendukung pembangunan dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.
"Saya meyakini bahwa Karang Taruna punya peran luar biasa di masyarakat, mulai dari peran sosial, peran pemuda, sehingga kami melihat Karang Taruna ini punya peran sentral dan strategis," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Purbalingga masa bakti 2026–2031, HR Bambang Irawan, mengatakan kepengurusan baru berkomitmen memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Menurutnya, kegiatan Karang Taruna harus nyata dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Karang Taruna harus siap organisasinya, kegiatannya harus nyata dan bisa dirasakan oleh masyarakat. Tentunya ini disesuaikan dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa," kata Bambang.
Bambang mengatakan kepengurusan baru terbentuk setelah pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna pada April 2026. Ia optimistis mayoritas pengurus yang masih berada dalam usia produktif dapat menjadi kekuatan untuk menggerakkan organisasi dan berkontribusi bagi daerah.
Sekretaris Umum Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah, Juli Krisdianto, menekankan program kerja Karang Taruna perlu selaras dengan arah pembangunan pemerintah daerah. Menurutnya, Karang Taruna di tingkat desa juga dapat membantu pemerintah mengidentifikasi berbagai persoalan masyarakat sebagai bahan penyusunan program.
"Wajib hukumnya program kerja Karang Taruna kabupaten selaras dengan program kerja bupati atau pemerintah kabupaten, khususnya Dinas Sosial," ujar Juli.
Ia mencontohkan, Karang Taruna dapat membantu pendataan masyarakat miskin, ibu hamil, hingga kondisi kerusakan infrastruktur jalan. Data tersebut dapat dimanfaatkan pemerintah desa maupun kabupaten dalam menyusun program pembangunan.
Sinergi antara Karang Taruna dan pemerintah diharapkan terus diperkuat mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. Dengan dukungan organisasi yang kuat dan kegiatan yang nyata, Karang Taruna diharapkan semakin mampu menjadi mitra pemerintah dalam menangani persoalan sosial sekaligus mengembangkan potensi generasi muda Purbalingga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....