Paskibraka Banyumas Digembleng Pendidikan Karakter lewat Konsep “Desa Bahagia”
- 09 Agt 2026 21:30 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Pendidikan dan pelatihan calon anggota Paskibraka Kabupaten Banyumas tahun ini tidak hanya berisi latihan baris-berbaris dan persiapan teknis pengibaran bendera. Melalui konsep “Desa Bahagia”, para peserta juga diarahkan untuk membangun karakter melalui nilai gotong royong, kebersamaan, kepedulian, dan kemandirian.
Sebanyak 32 calon anggota Paskibraka mengikuti pendidikan dan pelatihan selama 15 hari sebagai persiapan menghadapi Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Banyumas pada 17 Agustus 2026.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan konsep “Desa Bahagia” menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter para calon Paskibraka. Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki disiplin, integritas, jiwa kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan.
“Tema ‘Desa Bahagia’ yang diusung dalam pusdiklat ini mengandung makna yang sangat mendalam, yaitu ruang pembelajaran nilai gotong royong, kebersamaan, kepedulian, kemandirian, serta penguatan karakter generasi muda,” ujar Sadewo.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh. Selain menjaga kedisiplinan dan kesehatan, para calon Paskibraka juga diminta menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi etika selama mengikuti diklat.
“Saya berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan dan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, menjaga disiplin, kesehatan, serta kekompakan, dan senantiasa menjunjung tinggi etika serta semangat pengabdian,” ucapnya.
Sadewo mengatakan setiap tahapan dalam diklat dapat menjadi pengalaman yang membentuk mental dan karakter peserta. Karena itu, ia meminta para calon Paskibraka tidak hanya berfokus pada tugas mengibarkan bendera, tetapi juga memahami tanggung jawab yang melekat pada status mereka sebagai Paskibraka.
“Tanamkan dalam diri bahwa menjadi Paskibraka bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga amanah untuk menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” pungkasnya.
Kepala Bakesbangpol Banyumas, Eko Heru, mengatakan selama 15 hari peserta akan mendapatkan berbagai materi, mulai dari baris-berbaris, wawasan kebangsaan, hingga pengetahuan tentang etika.
“Untuk jumlah calon Paskibraka semua 32, nantinya inti 30 dan cadangan 2,” ungkap Eko.
Menurutnya, rangkaian pendidikan dan pelatihan tersebut diharapkan dapat mempersiapkan para calon Paskibraka secara menyeluruh sebelum menjalankan tugas pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Banyumas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....