PMI Tegal Salurkan 216 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

  • 09 Agt 2026 10:41 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Tegal – Musim kemarau berkepanjangan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mulai memperluas dampak kekeringan dan krisis air bersih di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut ditandai dengan menurunnya debit mata air serta mengeringnya sebagian sumur milik warga.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal terus melakukan distribusi air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal, Sunarto, mengatakan hingga Jumat (6/8/2026), PMI telah menyalurkan 216 ribu liter air bersih menggunakan 54 truk tangki.

"Untuk saat ini distribusi air bersih sudah mencapai 216 ribu liter dengan menggunakan 54 truk tangki," kata Sunarto.

Menurutnya, bantuan tersebut telah menjangkau sekitar 6.300 kepala keluarga atau 25.456 jiwa. Mereka terdiri dari 10.932 laki-laki dan 14.524 perempuan yang tersebar di empat kecamatan dan tujuh desa.

Distribusi air bersih dilakukan di Desa Lembasari dan Dukuhbangsa, Kecamatan Jatinegara; Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja; serta Desa Kertasari, Jatimulya dan Harjasari, Kecamatan Suradadi. Bantuan juga disalurkan ke Desa Guci, Kecamatan Bumijawa.

"Selain desa yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih, PMI juga mendistribusikan bantuan air bersih di Huntara Padasari Jatinegara," ujarnya.

Sunarto mengatakan PMI Kabupaten Tegal masih melakukan pemantauan terhadap sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Beberapa wilayah yang menjadi perhatian antara lain Kecamatan Kedungbanteng, Balapulang dan Pangkah.

PMI memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kondisi di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....