Menjauhi Dosa Besar dan Sifat Kikir, Salah Satu Kunci Sukses Dunia Akhirat
- 08 Agt 2026 19:02 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Umat Islam diingatkan untuk terus membentengi diri dari berbagai perbuatan dosa besar dan penyakit hati guna meraih kesuksesan sejati di dunia maupun akhirat. Pesan tersebut disampaikan oleh penceramah Ustadz Hendro Kuncoro, S.Pt., dalam program Dialog Mutiara Pagi yang disiarkan langsung melalui Pro 1 RRI Purwokerto pada Sabtu (8/8/2026). Dalam tausiyah bertema "Kunci Sukses Dunia Akhirat Bagian V", ia menegaskan bahwa menjauhi larangan agama merupakan pondasi utama dalam membangun kehidupan yang penuh keberkahan.
Dalam pemaparannya, Ustadz Hendro Kuncoro, S.Pt., menyoroti beberapa larangan tegas dalam Al-Qur'an, di antaranya praktik riba, minuman keras (khamar), dan perjudian. Ia menjelaskan bahwa larangan-larangan tersebut tidak hanya berdampak pada dosa personal, tetapi juga berpotensi merusak tatanan sosial, kesehatan jiwa, serta keharmonisan rumah tangga.
"Di era sekarang ini, pilihan untuk menghindari riba dan kemungkaran sudah sangat terbuka luas. Kunci utama keberkahan hidup bukan dihitung dari seberapa banyak harta yang kita kumpulkan, melainkan dari sejauh mana keberanian kita untuk menjauhi larangan-larangan Allah SWT," ujar Ustadz Hendro.
Menurutnya, keberanian dan keteguhan sikap untuk meninggalkan kebiasaan buruk adalah langkah awal menuju kedamaian hidup. Selain perbuatan maksiat lahiriah, Ustadz Hendro juga mengingatkan masyarakat akan bahaya penyakit hati, khususnya sifat kikir atau bakhil.
Sifat pelit tidak hanya menutup pintu rezeki dan menghalangi datangnya pertolongan Allah SWT, tetapi juga merenggangkan hubungan silaturahmi antarmanusia. Sebaliknya, gemar bersedekah dan berbagi akan mendatangkan ketenangan batin serta melipatgandakan keberkahan atas rezeki yang dimiliki.
Mengakhiri Dialog Mutiara Pagi, Ustadz Hendro mengajak seluruh pendengar untuk terus mengevaluasi diri dan memperbaiki kualitas ibadah sehari-hari dan senantiasa konsisten dalam menjalankan amar ma'ruf nahi munkar serta saling mengingatkan dalam kebaikan. Melalui kesadaran untuk menjauhi dosa dan membiasakan diri berbagi, diharapkan kehidupan yang harmonis, sejahtera, dan penuh berkah dapat terwujud di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....