Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis Digelar di RS Khusus Mata Purwokerto

  • 07 Agt 2026 23:14 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Pembukaan Bakti sosial operasi katarak gratis digelar di Rumah Sakit Khusus Mata Purwokerto, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan kesehatan mata sekaligus membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Duta Besar Uni Emirat Arab, Pemerintah Kabupaten Banyumas, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), serta perwakilan Noor Dubai Foundation.

Direktur Utama RS Khusus Mata Purwokerto, dr. Ahmad Hermanto, MM, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut tidak hanya menjadi pelayanan kesehatan, tetapi juga bagian dari upaya mendukung penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan.

Sebanyak 145 peserta telah mengikuti pemeriksaan dan seleksi. Dari hasil tersebut, RS Khusus Mata Purwokerto menargetkan 75 mata dapat menjalani operasi sesuai indikasi medis dan kesiapan pasien.

"Bakti sosial operasi katarak ini bukan sekadar kegiatan pelayanan kesehatan, tetapi merupakan bagian upaya bersama mendukung program nasional penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan." ucap Ahmad

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Kerja Sama Pengurus Pusat Perdami, Dr. dr. Trilaksana Nugroho, M.Kes., Sp.M(K), menilai operasi katarak memiliki dampak lebih luas bagi kehidupan pasien. Menurutnya, pemulihan penglihatan dapat membantu pasien kembali mandiri dan produktif.

"Setiap operasi katarak bukan sekadar tindakan medis saja, tetapi juga merupakan upaya mengembalikan kemandirian, produktivitas, dan kesempatan bagi seseorang untuk kembali menjalani kehidupannya bersama keluarga dan masyarakat." ujarnya

Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono mengatakan masyarakat perlu melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara rutin. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini.

"Operasi katarak tidak hanya sekadar memperbaiki penglihatan, tetapi juga memperbaiki orang-orang untuk melihat momen-momen bersejarah yang ada di dalam kehidupannya." tuturnya

Dante menjelaskan, deteksi katarak sejak awal dapat meningkatkan keberhasilan penanganan. Screening dalam kegiatan ini dilakukan pada Jumat, sementara tindakan operasi dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya oleh tim dokter spesialis mata.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Kesehatan RI, Pemerintah Kabupaten Banyumas, RS Khusus Mata Purwokerto, Perdami, serta Noor Dubai Foundation. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas akses pelayanan kesehatan mata yang bermutu bagi masyarakat.

Sepanjang 2024 hingga 2026, RS Khusus Mata Purwokerto mencatat telah melakukan screening terhadap 9.006 orang. Dari jumlah tersebut, 1.043 orang terdiagnosis katarak dan 348 orang telah menjalani operasi. (Ilham Falih Qushoyyi).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....