Anggota DPRD Kota Tegal Serahkan Bantuan Pokir Kendaraan Pengangkut Sampah

  • 07 Agt 2026 12:47 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Kota Tegal - Anggota DPRD Kota Tegal Bagas Satya Indrana menyerahkan dua unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah kepada Kelurahan Debong Kidul dan Kelurahan Tunon, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Kamis (6/8/2026). Bantuan tersebut berasal dari pokok pikiran (pokir) DPRD melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal untuk mendukung pelayanan persampahan di tingkat kelurahan.

Penyerahan kendaraan dilakukan secara simbolis di Kantor Kelurahan Debong Kidul oleh DLH Kota Tegal kepada Lurah Debong Kidul, Erni, dan Lurah Tunon, Aris. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat armada pengangkut sampah sekaligus meningkatkan pelayanan kebersihan lingkungan.

Anggota DPRD Kota Tegal, Bagas Satya Indrana mengatakan bantuan kendaraan diberikan sebagai upaya mendukung penanganan persoalan sampah di Kota Tegal yang semakin meningkat. Menurutnya, kondisi persampahan membutuhkan perhatian bersama karena volume sampah harian terus bertambah, sementara kapasitas tempat pembuangan akhir semakin terbatas.

“Warga Kota Tegal menghasilkan sekitar 170 ton hingga 200 ton sampah per harinya. Mayoritas didominasi oleh sampah rumah tangga sekitar 60 hingga 75 persen,” ujar Bagas.

Lurah Tunon, Aris mengapresiasi bantuan kendaraan pengangkut sampah yang diterima kelurahannya. Ia menyebut armada tersebut akan membantu pelayanan pengangkutan sampah meski jumlahnya masih belum memenuhi kebutuhan seluruh wilayah.

“Kelurahan Tunon memiliki empat RW dan idealnya membutuhkan empat kendaraan pengangkut sampah. Ini saja sudah mendapat satu unit, Alhamdulillah, terima kasih sudah terealisasi,” ujar Aris.

Hal senada disampaikan Lurah Debong Kidul, Erni, yang menyebut tambahan armada akan meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah di wilayahnya. Sebelumnya, Kelurahan Debong Kidul telah memiliki satu kendaraan sehingga kini total armada menjadi dua unit.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal, Yuli Prasetya mengatakan penanganan sampah di Kota Tegal menghadapi tantangan setelah penutupan TPA Jalan Mataram. Seluruh sampah kini dialihkan ke TPA Bokong Semar dengan volume pembuangan mencapai sekitar 113 ton per hari.

“Penerima bantuan kendaraan bertanggung jawab penuh terhadap pemeliharaan armada agar masa pakainya lebih lama dan program pengurangan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Yuli.

Selain memperkuat armada pengangkut sampah, DLH Kota Tegal juga terus mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah. Sampah anorganik diharapkan dapat disalurkan melalui bank sampah sehingga mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....