Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Brebes Panen 220 Kg Lele Hasil Budidaya Warga Binaan
- 05 Agt 2026 15:10 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Brebes - Komitmen mendukung program ketahanan pangan terus ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes melalui optimalisasi lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan. Hal tersebut ditandai dengan kegiatan panen ikan lele di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Brebes, Senin (3/8), dengan hasil panen mencapai 220 kilogram ikan lele.
Kegiatan panen dilaksanakan oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadik & Giatja), Kasubsi Kegiatan Kerja, serta jajaran. Sebanyak lima orang Warga Binaan turut terlibat dalam proses panen sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang perikanan.
Budidaya ikan lele tersebut dikembangkan di kawasan Branggang luar SAE Lapas Brebes dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal. Saat ini, Lapas Kelas IIB Brebes memiliki 10 kolam budidaya ikan yang dikelola secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan keterampilan sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan mendapatkan pendampingan petugas dan terlibat langsung dalam berbagai tahapan budidaya yang menjadikan sarana pembelajaran agar Warga Binaan memiliki keterampilan praktis yang dapat dikembangkan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIB Brebes, Mudo Mulyanto, menyampaikan bahwa program budidaya perikanan merupakan bagian dari upaya menghadirkan pembinaan yang produktif dan memberikan manfaat nyata.
"Pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada perubahan perilaku, tetapi juga memberikan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan oleh Warga Binaan setelah selesai menjalani masa pidana. Melalui budidaya ikan lele ini, mereka belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan proses kerja yang memiliki nilai ekonomi," ujar Mudo.
Menurutnya, pengembangan sektor perikanan di SAE Lapas Brebes juga menjadi bentuk pemanfaatan potensi yang dimiliki satuan kerja dalam mendukung ketahanan pangan.
"Kami terus berupaya mengoptimalkan lahan yang ada untuk kegiatan produktif. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi Warga Binaan, tetapi juga menjadi kontribusi Lapas Brebes dalam mendukung program ketahanan pangan nasional," tambahnya.
Mudo menegaskan, program budidaya ikan lele tersebut merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian Warga Binaan. Program ini juga sejalan dengan 8 Program Prioritas Presiden di bidang ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan produktif dan pemberdayaan sumber daya manusia.
Salah seorang Warga Binaan, KM yang mengikuti kegiatan budidaya mengaku memperoleh pengalaman berharga selama menjalani program tersebut.
"Kami belajar banyak dari proses budidaya ikan lele, mulai dari merawat ikan sampai panen. Kegiatan ini mengajarkan kami untuk lebih disiplin, teliti, dan bertanggung jawab. Semoga keterampilan ini bisa menjadi bekal ketika kembali ke keluarga dan masyarakat," ungkapnya.
Hasil panen sebanyak 220 kilogram ikan lele selanjutnya dipasarkan melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Ke depan, Lapas Brebes akan terus mengembangkan berbagai program pembinaan kemandirian yang produktif guna mendukung terwujudnya Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....