Mahasiswa KKN UIN Saizu Latih Warga Bikin Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah
- 04 Agt 2026 14:42 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 58 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar workshop inovatif pengolahan limbah minyak goreng bekas (minyak jelantah) menjadi lilin aromaterapi bernilai ekonomi di Desa Karanggedang, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas.
Kegiatan yang digelar pada Rabu (29/7/2026) ini menyasar kelompok perempuan desa, khususnya Ibu-ibu PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Karanggedang.
Koordinator Desa KKN UIN Saizu Kelompok 58, Abid Zidan Maulana Asykar, menyampaikan bahwa program ini hadir sebagai solusi atas permasalahan limbah rumah tangga yang sering dibuang sembarangan dan berpotensi mencemari lingkungan.
"Minyak jelantah kalau dibuang ke selokan atau tanah bisa merusak lingkungan. Melalui pelatihan ini, kami ingin memandu warga dari teknik pemurnian minyak hingga pembuatannya menjadi lilin aromaterapi. Jadi selain menjaga lingkungan, hasilnya juga punya nilai estetika dan nilai jual," ujar Zidan dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa (4/8/2026).

Dalam workshop tersebut, para mahasiswa KKN bertindak sebagai fasilitator yang mengedukasi warga langkah demi langkah, mulai dari penetralan bau dan warna minyak jelantah menggunakan bahan alami, hingga pencampuran bahan pengeras dan pewangi aromaterapi.
Antusiasme warga, terutama ibu-ibu PKK dan KWT, terlihat cukup tinggi selama kegiatan berlangsung. Diharapkan keterampilan baru ini tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan saja, tetapi dapat dikembangkan lebih jauh menjadi unit usaha mandiri atau produk UMKM khas warga Desa Karanggedang secara berkelanjutan.
“Program pelatihan lilin aromaterapi ini merupakan salah satu bagian dari pilar program kerja utama KKN UIN Saizu 58 di Karanggedang yang berfokus pada pemanfaatan aset desa demi keberlanjutan ekonomi dan kelestarian lingkungan,” ucap Zidan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....