66 Siswa Diwisuda, Permadani Banjarnegara Cetak Pelestari Budaya

  • 03 Agt 2026 08:42 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara - Sebanyak 66 peserta mengikuti Wisuda Purna Wiyata Angkatan ke-13 yang diselenggarakan Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Kabupaten Banjarnegara di Pendopo Dipayudha Adigraha, Banjarnegara. Para peserta dinyatakan lulus setelah menyelesaikan pendidikan budaya Jawa selama enam bulan.

Selain prosesi wisuda, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Permadani Kabupaten Banjarnegara masa bakti 2026–2031.

Ketua DPD Permadani Banjarnegara, Ki Bagong Sugiyanto, mengatakan wisuda menjadi bentuk rasa syukur atas selesainya proses pendidikan sekaligus komitmen organisasi dalam melestarikan budaya Jawa sebagai bagian dari budaya nasional.

“Selama mengikuti pendidikan, peserta menempuh Pawiyatan Panatacara dan Pamedhar Sabda sesuai kurikulum Permadani. Sebelum diwisuda, mereka harus melalui ujian tertulis serta praktik atau pendadaran paragan untuk mengukur penguasaan materi.” Katanya.

Materi yang diajarkan meliputi bahasa dan sastra Jawa, kepanatacaraan, tata busana, etika berbicara, adat istiadat Jawa, tata krama, hingga tembang dan gendhing. Peserta berasal dari beragam latar belakang, seperti guru, perangkat desa, seniman, dan masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya.

Ki Bagong mengatakan pendidikan tersebut tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan menjadi panatacara atau pembawa acara berbahasa Jawa, tetapi juga menanamkan nilai budi pekerti dan karakter sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya.

"Melalui pendidikan ini kami berharap lahir generasi yang mampu menjadi pelestari budaya Jawa, tidak hanya menguasai teknik kepanatacaraan, tetapi juga memiliki etika dan karakter yang kuat," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Saiful Hadi menyatakan dukungannya terhadap upaya pelestarian budaya Jawa yang dilakukan Permadani. Menurut dia, dukungan kelembagaan perlu terus diperkuat agar berbagai kegiatan pelestarian budaya dapat berjalan secara berkelanjutan.

Permadani Banjarnegara berharap program pendidikan budaya yang rutin diselenggarakan mampu memperluas regenerasi pelestari budaya Jawa sekaligus menjaga nilai-nilai tradisi agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman. (jkw)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....