Musim Kemarau Bawa Berkah, Nelayan Cilacap Nikmati Peningkatan Hasil Tangkapan

  • 02 Agt 2026 15:20 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap – Musim kemarau membawa berkah bagi sebagian nelayan di Kabupaten Cilacap. Salah satunya dirasakan Muhammad Ali, nelayan yang telah melaut sejak 1998. Meski kondisi gelombang laut dalam beberapa hari terakhir cukup menantang, hasil tangkapannya justru meningkat dibandingkan musim sebelumnya.

Ali mengatakan musim kemarau atau yang dikenal sebagai musim timuran umumnya menjadi periode yang baik bagi nelayan. Hasil tangkapan pada musim ini dinilai lebih menjanjikan dibandingkan saat musim hujan.

Menurutnya, faktor cuaca dan arus laut menjadi penentu utama keberhasilan melaut. Untuk satu kali pelayaran selama sekitar 10 hari, ia menyiapkan modal sekitar Rp12 juta hingga Rp13 juta yang digunakan untuk kebutuhan bahan bakar, es, serta perbekalan awak kapal.

"Kalau musim kemarau hasilnya lebih bagus dibanding musim hujan. Pendapatan bulan ini juga masih cukup baik," ujarnya.

Ali menambahkan, ikan sultan dan kerapu menjadi komoditas yang paling banyak dicari pada musim kemarau tahun ini. Khusus ikan sultan, harga jualnya dapat mencapai sekitar Rp300 ribu per kilogram sehingga memberikan nilai ekonomi yang tinggi bagi nelayan.

Meski dalam sepuluh hari terakhir ombak cukup besar disertai angin kencang, kondisi tersebut tidak mengurangi hasil tangkapannya. Bahkan, hasil yang diperoleh meningkat karena jumlah kapal yang melaut berkurang.

Di sisi lain, Ali mengaku para nelayan masih beradaptasi dengan sejumlah ketentuan administratif dalam pembelian bahan bakar untuk operasional kapal. Menurutnya, proses yang harus dipenuhi kini memerlukan penyesuaian agar kebutuhan melaut tetap dapat terpenuhi sesuai aturan yang berlaku.

Menjelang pergantian musim, Ali juga mulai mempersiapkan pergantian alat tangkap untuk menghadapi musim hujan. Dengan hasil tangkapan ikan layur yang mulai menurun, ia berencana mengalihkan target tangkapan ke tuna dan cumi-cumi.

Para nelayan berharap kondisi cuaca tetap mendukung sehingga hasil tangkapan dapat terus meningkat, sekaligus proses pemenuhan kebutuhan operasional melaut dapat berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....