Pilihan Transportasi Bertambah, Pendapatan Tukang Becak Menurun
- 01 Agt 2026 10:49 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Bertambahnya pilihan moda transportasi di kawasan Pasar Manis Purwokerto berdampak pada pendapatan tukang becak. Kehadiran ojek online, angkutan kota, hingga Trans Banyumas membuat masyarakat memiliki lebih banyak alternatif untuk bepergian.
"Sekarang sudah ada Trans, ada angkot juga, jadi mengurangi pemasukan," kata Wahono, tukang becak yang telah mangkal di Pasar Manis sejak 1984.
Menurut Wahono, kondisi tersebut membuat jumlah penumpang becak tidak lagi seramai beberapa tahun lalu. Penumpang yang dahulu berasal dari berbagai kalangan, seperti pelajar, ibu-ibu, hingga lansia, kini didominasi ibu-ibu dan lansia.
"Dulu penumpangnya pelajar, ibu-ibu, sama lansia. Sekarang paling ibu-ibu sama lansia, itu pun ada yang lebih milih naik ojol," ujarnya.
Meski jumlah penumpang berkurang, Wahono mengatakan becak masih melayani perjalanan jarak dekat maupun jauh. Tarif yang dikenakan berkisar Rp5.000 hingga Rp15 ribu untuk jarak dekat, sedangkan perjalanan jarak jauh sekitar Rp40.000 hingga Rp50 ribu dengan menyesuaikan kondisi jalan.
"Kalau jauh juga saya terima, asal jalannya bisa dilewati becak," katanya.
Ia mengaku penghasilannya tidak menentu karena jumlah penumpang setiap hari berbeda-beda. Dalam kondisi tertentu, ia bisa memperoleh banyak penumpang, namun pada hari-hari berikutnya tidak mendapatkan penumpang sama sekali.
"Kadang hari ini dapat banyak, dua atau tiga hari berikutnya bisa kosong. Jadi penghasilannya tidak stabil," ucapnya.
Meski demikian, Wahono tetap memilih bertahan sebagai tukang becak. Ia berharap masyarakat masih memanfaatkan becak sebagai salah satu pilihan transportasi di kawasan Pasar Manis.
"Kalau memang kasihan sama tukang becak, ya naik becaknya saja, jangan naik yang lain," ujarnya. (Siti Nuriyah)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....