BPBD Banyumas: Kekeringan Meluas ke Sepuluh Kecamatan di Banyumas

  • 31 Jul 2026 23:58 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mencatat wilayah terdampak kekeringan terus bertambah seiring memasuki puncak musim kemarau. Hingga Jumat (31/7/2026) pukul 09.00 WIB, kekeringan telah melanda 10 kecamatan dengan 26 desa dan kelurahan terdampak.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas, Abdul Ladjis mengatakan, eskalasi kekeringan tersebut terus dipantau untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi. BPBD juga memperbarui data secara berkala sebagai dasar penanganan di lapangan.

"Per tanggal 31 Juli 2026 pukul 09.00 WIB ada perkembangan atau eskalasi peningkatan kasus kekeringan di Kabupaten Banyumas, tepatnya di 10 kecamatan dengan 26 desa dan kelurahan terdampak," kata Abdul Ladjis.

Selain melakukan pendataan, BPBD bersama sejumlah pihak juga terus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat. Salah satunya di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, yang menerima bantuan 10.000 liter air bersih dari Dompet Dhuafa Jawa Tengah bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Banyumas.

"Untuk dropping air masih terus berjalan dan ada beberapa kegiatan yang masih dalam proses pelaporan," ujarnya.

BPBD Banyumas mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak selama musim kemarau serta segera melaporkan apabila wilayahnya mulai mengalami kesulitan air bersih agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....