Awal Musim Kemarau, Tren Penyakit di Banyumas Belum Meningkat

  • 31 Jul 2026 22:48 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan adanya peningkatan kasus penyakit yang berkaitan langsung dengan musim kemarau. Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes KB Banyumas, Sito Hatmoko mengatakan, secara teori terdapat sejumlah penyakit yang berpotensi meningkat saat musim kemarau. Namun, laporan dari puskesmas di Banyumas belum menunjukkan adanya tren kenaikan kasus tersebut.

"Sampai hari ini saya di bidang P2P belum melihat dan belum menerima laporan adanya peningkatan penyakit yang berhubungan dengan datangnya musim kemarau," kata Sito Hatmoko.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut tidak boleh membuat masyarakat lengah. Menurutnya, musim kemarau tetap memiliki potensi memicu munculnya berbagai penyakit sehingga upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini.

"Musim kemarau tidak bisa dihindari. Otomatis kita harus mempersiapkan diri," ujarnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas terus melakukan pemantauan melalui jejaring puskesmas sekaligus mengimbau masyarakat menjaga kesehatan selama musim kemarau agar potensi peningkatan kasus penyakit dapat dicegah sedini mungkin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....