Muda Tani Bekali Peserta dari Budidaya hingga Pemasaran
- 31 Jul 2026 08:46 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Program Muda Tani membekali generasi muda dengan keterampilan yang tidak hanya berfokus pada teknik budidaya tanaman, tetapi juga pengolahan hasil panen, pemasaran, hingga legalitas produk. Pembekalan tersebut diharapkan mampu menciptakan petani muda yang memiliki kemampuan berwirausaha dan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.
CEO Muda Tani, Audri Syahroni, mengatakan pada pelaksanaan batch pertama, komoditas cabai dipilih sebagai media pembelajaran karena memiliki tingkat budidaya yang menantang sekaligus bernilai ekonomi tinggi. Selain itu, cabai juga menjadi salah satu komoditas yang berpengaruh terhadap pengendalian inflasi.
"Kita mengajarkan tentang pengolahan cabai mulai dari masa produksinya sampai kita ajarkan tentang pemasaran juga sama legalitas. Di budidayanya kita juga mengandeng mentor yang sudah expert di dunia cabai di Banyumas," kata Audri.
Selain mendapatkan materi di kelas, peserta juga diminta mempraktikkan hasil pembelajaran secara langsung. Setiap peserta memperoleh tiga polybag untuk membudidayakan cabai di rumah dan melakukan pengamatan sejak masa tanam hingga panen.
Audri menjelaskan metode praktik tersebut bertujuan membangun mentalitas sekaligus pengalaman lapangan bagi peserta. Dengan demikian, mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghadapi tantangan dalam proses budidaya tanaman.
"Kita belum masuk ke teknologinya, tetapi kita mengajarkan secara edukasi dan mentalitas untuk bisa budidaya itu sendiri," ujarnya.
Ia menambahkan, pada pelaksanaan batch berikutnya program Muda Tani akan menyempurnakan kurikulum dengan menambahkan materi mengenai teknologi pertanian. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi peserta sekaligus melahirkan petani muda yang lebih inovatif dan memiliki daya saing di sektor pertanian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....