Perkuatan Tebing Sungai Serayu Dimulai, Hindari Jalur Patikraja-Rawalo

  • 30 Jul 2026 03:21 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO. ID, Banyumas - Menghindari potensi kemacetan, di ruas jalan antara Patikraja- Rawalo Kabupaten Banyumas. Pengendara dihimbau untuk sementara waktu mencari jalan alternatif.

Karena saat ini sedang ada pengerjaan proyek fisik guna mencegah terputusnya akses utama tersebut telah memasuki tahapan pembesian bore pile (tiang bor).tepatnya jalan di tepi Sungai Serayu Desa Tambaknegara, Rawalo.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Provinsi Jawa Tengah, Nandang Sungkono, Rabu (29/7/2026) mengatakan pengerjaan penanganan longsoran difokuskan pada titik kritis yang kian mengkhawatirkan akibat gerusan arus sungai.

"Kondisinya sudah hampir terkena bahu jalan. Jika tidak segera ditangani, longsoran tersebut dikhawatirkan akan memutus akses jalan utama," ujar Nandang saat dikonfirmasi.

Nandang menjelaskan, penanganan teknis dilakukan dengan metode bore pile atau pembuatan tiang bor secara bertahap. Metode ini dinilai paling efektif sebagai perkuatan struktur lereng agar tanah tidak runtuh ke badan sungai.

"Jadi kita bor satu per satu untuk memperkuat struktur tanah di tepi jalan," paparnya.

Proses pengerjaan membutuhkan alat berat dan memakan sebagian ruang jalan, masyarakat diminta memaklumi dampak arus lalu lintas yang mungkin timbul. Pengendara disarankan mengatur ulang rute perjalanan mereka guna menghindari kemacetan di area pengerjaan.

"Selama pengerjaan berlangsung, kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar sebisa mungkin menghindari ruas jalan tersebut dan menggunakan rute alternatif lainnya," imbau Nandang.

Adapun penanganan longsoran ruas Patikraja – Rawalo ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,6 miliar dari Pemprov Jateng. Pihaknya menargetkan seluruh tahapan penanganan darurat hingga perkuatan lereng dapat rampung dalam waktu 45 hari ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....