Harga Properti Kian Melangit, Mimpi Generasi Muda Punya Rumah Sendiri Makin Sulit

  • 29 Jul 2026 15:51 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Memiliki rumah sendiri masih menjadi impian banyak generasi muda di Banyumas. Namun, kenaikan harga properti yang tidak sebanding dengan pendapatan membuat target tersebut semakin sulit diwujudkan, sehingga banyak pekerja muda harus menyiapkan waktu lebih lama untuk mewujudkan rumah impiannya.

Hal ini disampaikan oleh Ardi, salah satu warga Banyumas. Ia mengatakan bahwa memiliki rumah sendiri masih menjadi impian yang ingin diwujudkan. Namun, kondisi ekonomi saat ini, kenaikan harga properti yang terus terjadi, serta pendapatan yang masih terbatas membuat target tersebut terasa semakin sulit dicapai. Meski demikian, ia tetap optimistis dapat memiliki rumah sendiri, meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama dari yang sebelumnya ia perkirakan.

“Kalau dibilang target, tentu masih. Saya rasa hampir semua orang ingin punya rumah sendiri. Tapi kalau melihat kondisi ekonomi yang sekarang, rasanya target itu emang semakin sulit dicapai. Harga rumah terus naik, sementara penghasilan masih sangat terbatas. Masih banyak masyarakat kita yang di bawah UMR penghasilannya, mungkin butuh waktu lebih lama dibanding yang saya bayangkan beberapa tahun yang lalu,” ujarnya.

Kondisi tersebut mencerminkan tantangan yang dihadapi sebagian generasi muda dalam mewujudkan kepemilikan rumah. Selain harus menghadapi kenaikan harga properti, mereka juga dituntut untuk memiliki perencanaan keuangan yang lebih matang agar mampu menabung, memenuhi uang muka, hingga membayar cicilan rumah di tengah berbagai kebutuhan hidup yang terus meningkat.

Hal serupa disampaikan oleh Akbar, salah satu perantau di Banyumas. Ia mengatakan bahwa keinginan untuk memiliki rumah masih menjadi harapan yang ingin diwujudkan. Namun, menurutnya, kondisi tersebut semakin sulit dicapai karena kenaikan harga rumah dan kebutuhan pokok tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan masyarakat.

“Sebenarnya keinginan untuk memiliki rumah masih menjadi harapan besar, cuman yang menjadi tantangan ada banyak. Seperti harga rumah terus naik, kebutuhan pokok juga naik, tapi kondisi ekonominya atau UMR-nya segitu-gitu saja, tidak ikut naik.” ujarnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa memiliki rumah di usia muda kini bukan hanya soal keinginan, tetapi juga berkaitan dengan kemampuan finansial. Kenaikan harga properti yang terus terjadi, diikuti meningkatnya biaya hidup, membuat banyak generasi muda harus menyusun perencanaan keuangan yang lebih matang sebelum memutuskan membeli rumah.

Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, harapan untuk memiliki hunian sendiri masih tetap dimiliki oleh banyak anak muda di Banyumas. Mereka berharap adanya harga rumah yang lebih terjangkau, peningkatan kesejahteraan pekerja, serta kemudahan akses pembiayaan perumahan dapat memberikan peluang yang lebih besar bagi generasi muda untuk mewujudkan impian memiliki rumah di masa depan. (Aisyananda)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....