Dindukcapil Banyumas Perkuat Digitalisasi Adminduk Lewat Bidang PIAK

  • 29 Jul 2026 08:35 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Banyumas bersama dengan bidang PIAK terus memperkuat digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan untuk mempercepat akses masyarakat. Upaya ini juga dilakukan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini sulit dilayani melalui layanan konvensional.

Kepala Bidang Pengelolaan Administrasi Kependudukan (PIAK) Dindukcapil Banyumas, Ashar Nazarudin, mengatakan digitalisasi merupakan sebuah keharusan bagi bidangnya karena program tersebut berbasis teknologi, mulai dari pengelolaan database hingga sistem hardware dan software.

“Bagi kami, digitalisasi memang suatu keharusan, apalagi di bidang kami, bidang PIAK, yang berbasis teknologi. Kami memang berkomitmen untuk digitalisasi administrasi kependudukan ini,” ujar Ashar saat di wawancarai RRI, Selasa (28/7/2026).

Ashar menjelaskan, manfaat digitalisasi sangat dirasakan masyarakat, terutama pada proses pelayanan yang lebih singkat dan mudah. Mengingat saat ini hampir seluruh warga memiliki gawai, bahkan tidak sedikit yang memiliki lebih dari satu perangkat.

“Mereka tidak perlu datang jauh-jauh ke tempat pelayanan resminya, offline-nya. Proses lebih cepat dan bisa dipantau juga perkembangannya, sehingga lebih terbuka,” ujarnya.

Meski demikian, Ashar mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait akses digitalisasi yang belum menyeluruh. Pihaknya menyampaikan, sebagian masyarakat di sana belum familiar dengan perangkat telepon seluler, termasuk ponsel jenis lama sekalipun.

“Tantangan terberat memang terkait itu, ditambah juga masalah sumber dayanya, karena server kita sudah termasuk berusia. Kalau jaringan tidak ada masalah karena sudah di back-up oleh yang sudah kita tunjuk,” jelasnya.

Untuk mengatasi kesenjangan digital tersebut, Dindukcapil Banyumas menerapkan sejumlah metode edukasi, seperti pendekatan langsung saat masyarakat datang ke layanan offline ataupun melakukan strategi jemput bola dengan membuka layanan pada acara-acara tertentu. Ashar berharap, agar seluruh masyarakat Banyumas dapat mengakses dan memanfaatkan layanan digital ini demi kepentingan bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....