UIN Saizu dan BTPN Syariah Jalin Kerja Sama Berkelanjutan
- 28 Jul 2026 17:45 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Kolaborasi Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto dengan BTPN Syariah tidak hanya berhenti pada kegiatan rekrutmen "One Day with BTPN Syariah" yang digelar Selasa (28/7/2026). Kedua pihak tengah menyiapkan nota kesepahaman (MoU) yang cakupannya diperluas hingga ke program magang dan pelatihan kerja bagi mahasiswa.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Karir UIN Saizu, Aris Nurrohman, mengatakan kerja sama dengan BTPN Syariah saat ini sudah memasuki tahap penandatanganan MoU. Menurutnya, kolaborasi ini sengaja dirancang tidak sebatas mempertemukan lulusan dengan lowongan kerja pada satu hari kegiatan saja.
"Kerja sama ini bukan hanya kampus, tapi juga nanti magang, kerja, dan pelatihan-pelatihan. Rencananya bulan September, kita akan undang pihak dari BTPN Syariah untuk memberikan pemaparan pengetahuan, tips-tips kerja, dan sebagainya," kata Aris.
Ia menjelaskan, unit yang dipimpinnya memang bertugas meningkatkan penyerapan alumni ke dunia kerja, sehingga setiap tawaran kolaborasi dari mitra industri langsung disambut. Kegiatan seperti kampus hiring bersama BTPN Syariah, kata dia, menjadi salah satu bentuk nyata dari mandat tersebut.

Kegiatan yang digelar di kampus UIN Saizu ini tidak hanya diikuti oleh alumni tuan rumah. Aris menyebut, peserta yang hadir juga berasal dari kampus lain di sekitar Purwokerto, seperti Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).
"Yang datang bukan hanya alumni kita, alumni-alumni UIN. Tapi juga ada alumni dari Unsoed, UMP, dan lain-lain. Mereka datang ke sini dan mengenal kita, dan masyarakat akan mengenal luas bahwa kita juga punya kontribusi kepada masyarakat," ujarnya.
Dari sisi BTPN Syariah, Business Coach area Jawa Tengah 5, Ika Yulianto, menyebut perusahaannya saat ini melayani sekitar 240 ribu nasabah di Jawa Tengah dengan total pembiayaan mencapai Rp1,27 triliun. Skala bisnis itu, kata dia, membuat perusahaan terus membutuhkan tenaga kerja baru yang akan dibina langsung setelah direkrut.
"Kualifikasi untuk lowongan ini minimal SMA sederajat maupun D3 sampai S1. Jurusannya apa saja bisa kita serap, karena nanti kita akan melakukan pembinaan terhadap calon-calon karyawan," kata Ika.
Rektor UIN Saizu, Prof. Ridwan, menyambut positif perluasan kerja sama ini. Ia menilai jejaring semacam ini penting agar kurikulum kampus tidak tertinggal dari kebutuhan dunia usaha yang terus berubah.
"Kami terus membangun komunikasi dan jejaring dengan dunia industri, untuk memastikan bahwa kurikulum yang kita bangun itu sudah dekat dengan kebutuhan bisnis," kata Ridwan.
Di akhir kegiatan, Aris berpesan kepada mahasiswa yang masih ragu melamar kerja agar tidak terpaku pada satu bidang pekerjaan tertentu, dan berani mengeksplorasi berbagai peluang yang tersedia.
"Kita nggak bisa fokus pada satu tujuan pekerjaan tertentu. Kita harus explore, peluang mana pun yang memungkinkan bisa jadi batu loncatan. Terus berkembang, terus meningkatkan kompetensi dan skill kita, serta harus mampu beradaptasi dan bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya. (Siti Nuriyah)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....