Arpusda Banyumas Dorong OPD dan Kecamatan Optimalkan Pemanfaatan SIKN-JIKN
- 28 Jul 2026 14:02 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Kabupaten Banyumas menggelar Sosialisasi Pemanfaatan Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 27 kecamatan di Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan arsip digital agar lebih mudah diakses masyarakat.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Banyumas, Agus Anggraito, AP., M.Si., mengatakan sosialisasi dilakukan karena pemanfaatan aplikasi SIKN dan JIKN yang telah disediakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) masih belum optimal di lingkungan perangkat daerah.
"Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan keterampilan terkait pemanfaatan SIKN dan JIKN. Sebenarnya aplikasinya sudah ada, tetapi pemanfaatannya masih belum maksimal. Karena itu kami mengingatkan kembali teman-teman OPD dan kecamatan agar dapat memanfaatkan aplikasi yang sudah dibangun oleh ANRI," ujarnya, Selasa (28/7/2026).
Melalui SIKN dan JIKN, setiap perangkat daerah dapat mengunggah arsip-arsip yang bersifat terbuka sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat. Arsip tersebut meliputi dokumen kebijakan, sejarah daerah, hingga berbagai informasi yang menjadi kekhasan masing-masing OPD maupun kecamatan.
Menurut Agus, keberadaan sistem tersebut akan mempermudah masyarakat, peneliti, maupun akademisi dalam memperoleh informasi tanpa harus datang langsung ke kantor penyimpan arsip.
"Masyarakat tidak harus datang ke OPD untuk mencari arsip. Mereka bisa mengakses terlebih dahulu melalui jaringan ini. Kalau membutuhkan pendalaman, baru datang untuk wawancara atau melihat arsip aslinya. Ini bentuk pelayanan agar masyarakat lebih mudah memperoleh informasi," tuturnya.
Ia menambahkan, SIKN dan JIKN juga telah terintegrasi secara nasional sehingga masyarakat tidak hanya dapat mengakses arsip yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Banyumas, tetapi juga berbagai arsip yang tersedia di tingkat nasional.
Dalam pelaksanaannya, sosialisasi diikuti seluruh OPD tingkat kabupaten dan 27 kecamatan. Peserta yang hadir secara langsung dibatasi menyesuaikan kapasitas ruangan, sementara peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring. Arpusda Banyumas juga menghadirkan narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan sistem tersebut.
Agus menegaskan, setelah sosialisasi ini pihaknya akan menyiapkan pendampingan teknis apabila masih terdapat kendala dalam proses pengunggahan arsip.
"Kalau setelah sosialisasi masih ada kesulitan, nanti akan kami lanjutkan dengan bimbingan teknis. Kemampuan setiap OPD berbeda-beda, sehingga kami siap mendampingi agar semuanya bisa mengunggah arsip secara mandiri," katanya.
Selain melakukan pembinaan kepada perangkat daerah, Arpusda Banyumas juga terus memperluas pendampingan pengelolaan arsip ke berbagai lembaga, seperti pemerintah desa, sekolah, BUMDes, BUMDesma, instansi vertikal, hingga lembaga penegak hukum sesuai kebutuhan masing-masing.
Sementara itu, pemateri dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Banyumas, Warsito, menekankan pentingnya komitmen setiap perangkat daerah dalam mengunggah arsip secara berkala ke dalam SIKN dan JIKN. Menurutnya, pengelolaan arsip digital tidak cukup dilakukan sekali, tetapi harus direncanakan, dievaluasi, dan dimonitor secara berkelanjutan.
"Paling tidak ada target arsip yang diunggah secara berkala. Pengelolaannya harus dilakukan secara teratur, kontinu, disertai perencanaan, evaluasi, dan monitoring agar pengelolaan arsip statis melalui SIKN-JIKN dapat berjalan optimal," ucap Warsito.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap semakin banyak arsip publik yang terdokumentasi secara digital sehingga dapat diakses dengan lebih cepat, mudah, dan transparan oleh masyarakat, sekaligus memperkuat pengelolaan arsip daerah yang terintegrasi dengan sistem kearsipan nasional. (Ilham Falih Qushoyyi).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....