214 Kepala Sekolah di Purbalingga Dikukuhkan, Bupati Tekankan Mutu Pendidikan
- 27 Jul 2026 13:55 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga – Sebanyak 214 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga resmi dikukuhkan oleh Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, Senin (27/7/2026). Pengukuhan tersebut menjadi langkah untuk memperkuat kepemimpinan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Purbalingga.
Kepala sekolah yang dikukuhkan terdiri atas satu kepala TK, 181 kepala SD, dan 32 kepala SMP. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, Wakil Ketua DPRD Aris Widiarso, serta Sekretaris Daerah Herni Sulasti.
Dalam sambutannya, Bupati Fahmi Muhammad Hanif menegaskan bahwa pengukuhan kepala sekolah bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan peneguhan komitmen, tanggung jawab, dan integritas dalam memimpin satuan pendidikan.
Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi kemajuan daerah. Karena itu, setiap kepala sekolah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas melalui kebijakan dan program yang berdampak nyata bagi peserta didik.
"Bapak dan Ibu memegang peran penting dalam menentukan masa depan anak-anak Purbalingga. Setiap kebijakan dan program harus benar-benar meningkatkan kualitas pendidikan," ujar Fahmi.
Bupati juga mengingatkan agar kepala sekolah menjadi teladan bagi guru maupun siswa, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan melalui kepemimpinan yang berintegritas.
Selain itu, Fahmi meminta sekolah tidak lagi berfokus pada kegiatan yang bersifat seremonial. Ia mendorong setiap program dan penggunaan anggaran diarahkan pada peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik.
"Bangun program yang berdampak, bukan sekadar kegiatan seremonial. Pastikan setiap program benar-benar memberi manfaat bagi masa depan anak-anak," katanya.
Sementara itu, salah seorang kepala sekolah yang baru dikukuhkan, Puji Rahayu, mengaku siap mengemban amanah tersebut. Kepala SD Negeri 1 Karanggedang itu mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah memahami karakteristik peserta didik sebelum menyusun program sekolah.
Menurutnya, setiap sekolah memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga program yang dijalankan harus disesuaikan dengan kondisi dan potensi peserta didik agar mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....