Kodim 0704/Banjarnegara Perkuat Semangat Gotong Royong Bangun Desa
- 25 Jul 2026 11:04 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara: TNI memandang gotong royong bukan sekadar tradisi yang diwariskan turun-temurun, melainkan wujud nyata kebersamaan dalam mendukung pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semangat tersebut terus diwujudkan melalui berbagai program, salah satunya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Komandan Kodim 0704/ Banjarnegara, Letnan Kolonel Inf Nodelismen Hulu, S.Pd, mengatakan gotong royong menjadi landasan utama TNI dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
"Gotong royong bukan hanya semboyan atau tradisi, tetapi merupakan perwujudan TNI dalam membantu masyarakat, mendukung program pemerintah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa. Kami berasal dari rakyat dan akan terus berjuang bersama rakyat demi kehidupan yang lebih baik," ujarnya kepada RRI.
Ia menjelaskan, salah satu bentuk nyata keterlibatan Kodim 0704/Banjarnegara diwujudkan melalui pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Gumeleng Kulon, Kabupaten Banjarnegara. Dalam program tersebut, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat melaksanakan sejumlah pembangunan fisik maupun nonfisik yang disesuaikan dengan kebutuhan warga.
Untuk sasaran fisik, Kodim membangun jalan rabat beton sepanjang sekitar 737 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter. Selain itu, turut dibangun talud, gorong-gorong, serta prasarana penunjang lainnya guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
Tidak hanya itu, melalui dukungan program Balai Pelaksana Kasad (Balakpus TNI AD), TMMD juga menyasar pembangunan lima unit Rumah Layak Huni (RLTH), pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Serta juga penyediaan sumur bor untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat. Materi yang diberikan meliputi bela negara, pencegahan penyalahgunaan narkotika, penanganan stunting, hingga sosialisasi berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Menurut Dandim, penentuan lokasi sasaran TMMD dilakukan melalui proses yang melibatkan berbagai pihak. Aspirasi masyarakat dihimpun melalui musyawarah desa, kemudian dibahas di tingkat kecamatan hingga kabupaten untuk menentukan desa yang menjadi prioritas.
"Penentuan sasaran TMMD bukan ditentukan sepihak oleh TNI. Semua melalui musyawarah bersama pemerintah daerah, dinas terkait, dan masyarakat sehingga program yang dilaksanakan benar-benar sesuai kebutuhan warga," katanya.
Ia berharap semangat gotong royong yang terbangun melalui TMMD dapat terus dipertahankan. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, pembangunan desa diharapkan berjalan lebih efektif serta mampu mewujudkan masyarakat Banjarnegara yang semakin maju dan sejahtera.
"Harapan kami, semangat gotong royong ini terus dijaga dan dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan selaras dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....