Halo RRI Bahas Kesadaran Pengguna Jalan Kunci Menekan Angka Kecelakaan
- 24 Jul 2026 17:39 WIB
- Purwokerto
KBRN, Purwokerto: Keselamatan berlalu lintas tidak hanya ditentukan oleh kondisi infrastruktur jalan, tetapi juga dipengaruhi perilaku dan kesadaran pengguna jalan. Hal tersebut disampaikan Peneliti Pusat Riset Transportasi dan Pengembangan Wilayah LPPM Unsoed Purwokerto, Probo Hardini, dalam program Halo RRI Purwokerto.
Menurut Probo, kecelakaan lalu lintas merupakan hasil dari berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari perilaku pengendara, kondisi jalan, hingga ketersediaan fasilitas pendukung seperti rambu dan marka jalan.
"Kejadian kecelakaan itu penyebabnya ada banyak, mulai dari pengendaranya, kondisi jalan, fasilitas, hingga prasarana. Semua faktor tersebut harus diupayakan bersama untuk meminimalisasi terjadinya kecelakaan," ujarnya.
Ia menjelaskan, peningkatan keselamatan lalu lintas harus diawali dengan membangun pemahaman masyarakat terhadap aturan berkendara. Menurutnya, perilaku pengguna jalan dipengaruhi oleh pengetahuan, pengalaman, dan lingkungan di sekitarnya.
"Pengguna jalan harus tahu aturan dan memahami arti rambu-rambu. Karena perilaku di jalan merupakan hasil dari apa yang mereka ketahui, pengalaman yang dialami, dan lingkungan yang membentuk kebiasaan mereka," katanya.
Selain edukasi kepada masyarakat, Probo menilai pemerintah juga perlu terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Kondisi permukaan jalan yang baik, nyaman, dan aman serta didukung rambu dan marka yang sesuai standar akan membantu mengurangi risiko kecelakaan.
"Kita harus mengusahakan kondisi jalan yang nyaman dan aman bagi pengguna. Penyediaan rambu dan marka juga harus disesuaikan dengan kondisi jalan agar keselamatan dapat ditingkatkan dan angka kecelakaan bisa diturunkan," jelasnya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil kajian yang dilakukan pihaknya, kondisi permukaan jalan berpengaruh terhadap tingkat kecelakaan. Meski demikian, kecelakaan masih dapat terjadi meskipun kondisi jalan sudah baik apabila kesadaran pengguna jalan masih rendah.
Probo juga mengakui masih terdapat sejumlah ruas jalan di Kabupaten Banyumas yang memerlukan perbaikan. Di sisi lain, keterbatasan anggaran menjadi tantangan dalam pemenuhan infrastruktur pendukung keselamatan lalu lintas.
"Kesadaran dan pengetahuan pengguna jalan tetap menjadi hal yang sangat penting, disertai penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas," pungkasnya. (Nuri)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....